LINTAS KALIMANTAN | JAMBI – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Al Ma’arif Buntok, Kabupaten Barito Selatan, dipercaya mengemban amanah sebagai Koordinator Wilayah Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kalimantan Tengah dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) BEM SI yang digelar di Jambi, Jumat (7/8/2026).
Kepercayaan yang diberikan oleh delegasi BEM dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Tengah tersebut menjadi tonggak baru dalam memperkuat konsolidasi gerakan mahasiswa di tingkat regional. DEMA STAI Al Ma’arif Buntok diharapkan mampu menyatukan sinergi antarkampus sekaligus mengawal berbagai isu strategis yang menjadi perhatian masyarakat Kalimantan Tengah.
Perwakilan DEMA STAI Al Ma’arif Buntok menyampaikan bahwa amanah tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaganya, tetapi juga merupakan mandat bersama bagi seluruh mahasiswa di Kalimantan Tengah.
“Kepercayaan ini adalah amanah bagi seluruh mahasiswa Kalimantan Tengah. Kami mengajak seluruh BEM di Kalimantan Tengah untuk memperkuat komunikasi, menjaga persatuan, dan bergerak bersama dalam mengawal berbagai persoalan strategis daerah,” ujarnya.
Menurutnya, BEM SI Wilayah Kalimantan Tengah harus menjadi ruang konsolidasi yang mampu menghimpun gagasan, memperkuat kajian, serta melahirkan gerakan mahasiswa yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mahasiswa, kata dia, tidak hanya berperan sebagai penyampai kritik, tetapi juga sebagai mitra strategis yang menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan.
Sejumlah isu yang menjadi perhatian di antaranya peningkatan kualitas pendidikan, pembangunan infrastruktur, pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan, perlindungan lingkungan hidup, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Di bawah kepemimpinan koordinator wilayah yang baru, BEM SI Kalimantan Tengah berkomitmen mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa di daerah. Langkah tersebut akan diwujudkan melalui penguatan kajian, advokasi, serta aksi yang konstruktif dalam mengawal kebijakan publik.
“Gerakan mahasiswa akan semakin kuat jika dibangun di atas persatuan. Karena itu, kami mengajak seluruh BEM di Kalimantan Tengah menghilangkan sekat antarkampus dan memperkuat sinergi demi memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Ke depan, BEM SI Wilayah Kalimantan Tengah diharapkan menjadi wadah yang aktif membangun komunikasi antarkampus, memperkuat budaya intelektual melalui kajian strategis, serta menghadirkan gerakan mahasiswa yang independen, responsif, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Terpilihnya DEMA STAI Al Ma’arif Buntok sebagai Koordinator Wilayah BEM SI Kalimantan Tengah menjadi awal penguatan kolaborasi mahasiswa di Bumi Tambun Bungai. Dengan semangat kebersamaan, gerakan mahasiswa diharapkan semakin berperan sebagai kekuatan moral dan sosial dalam mengawal pembangunan daerah serta menjaga nilai-nilai demokrasi dan keadilan.(*/rls/sgn/red)







