LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, menerima audiensi perwakilan PT Katingan Mujur Sejahtera (KMS), Petrus, bersama perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Mayjen TNI (Purn) Wuryanto, di Ruang Pangdam XXII/Tambun Bungai, Palangka Raya, Rabu (17/6/2026).
Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama pengembangan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Dalam pemaparannya, pihak PT KMS dan Yayasan GSN menawarkan rencana pengembangan sejumlah komoditas strategis, meliputi jagung, padi gogo di lahan kering, palawija, hingga kedelai.
Pangdam XXII/Tambun Bungai menyambut positif gagasan tersebut dan menegaskan komitmen TNI AD melalui Kodam XXII/Tambun Bungai untuk mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
“Kodam XXII/Tambun Bungai siap mendukung dan menjalin kerja sama yang produktif dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung program pemerintah di sektor pertanian,” tegas Pangdam.
Dalam diskusi tersebut, turut dipaparkan keberhasilan budidaya padi gogo yang telah diterapkan di Kabupaten Halmahera Utara dengan hasil yang dinilai menjanjikan. Model pengembangan tersebut dinilai memiliki potensi untuk diterapkan di wilayah Kalimantan Tengah yang memiliki ketersediaan lahan cukup luas.
Pangdam menilai sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Karena itu, Kodam XXII/Tambun Bungai siap mengambil peran aktif dalam mendukung program-program strategis yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, Pangdam didampingi Asintel Kasdam XXII/Tambun Bungai Kolonel Inf Eka Ganta Chandra serta Kapendam XXII/Tambun Bungai Letkol Arh Dodo Sahata Manullang.
Sementara itu, pihak PT KMS menyampaikan bahwa lahan yang dipersiapkan untuk program pengembangan pertanian tersebut ditargetkan siap pada Agustus 2026. Dengan kesiapan lahan tersebut, penanaman perdana diharapkan dapat segera dilaksanakan sebagai langkah awal realisasi program ketahanan pangan di Kalimantan Tengah.
Sebagai bentuk dukungan dan sinergi, PT KMS juga berencana mengundang Pangdam XXII/Tambun Bungai untuk menghadiri kegiatan penanaman perdana yang akan menjadi tonggak awal pelaksanaan program tersebut.(*/rls/pendam/red)







