Polres Barito Kuala Gelar Operasi Keselamatan Intan 2026, Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO KUALA – Kepolisian Resor (Polres) Barito Kuala menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan “Keselamatan Intan 2026” di Lapangan Apel Polres Batola, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menandai dimulainya Operasi Keselamatan yang akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Apel dipimpin oleh Kabag Ops Polres Batola, Kompol Suroto, S.H., mewakili Kapolres Barito Kuala AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait, di antaranya perwakilan Bupati Barito Kuala, Ketua DPRD Barito Kuala, Kepala Kejaksaan Negeri Barito Kuala, Ketua Pengadilan Negeri Marabahan, pimpinan PT Jasa Raharja Cabang Marabahan, Dandim 1005 Batola, serta kepala dinas terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, dan jajaran pejabat utama Polres Barito Kuala.

Dalam amanat Kapolres yang dibacakan Kompol Suroto, ditegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk kesiapan Polda Kalimantan Selatan bersama seluruh pemangku kepentingan dalam melaksanakan operasi secara terencana, terkoordinasi, dan terpadu.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Ajak Perkuat Persatuan dan Pelestarian Budaya di HUT ke-16 GERDAYAK Indonesia

“Apel ini adalah bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta soliditas sinergi lintas sektor demi operasi yang efektif dan berdampak nyata bagi keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Operasi Keselamatan Intan 2026 mengusung tema:

“Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.”

Kapolres menekankan pentingnya pendekatan humanis dan edukatif dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Personel diminta mengedepankan tindakan persuasif dan menjadikan masyarakat sebagai mitra dalam membangun kesadaran tertib berlalu lintas.

Selain itu, penegakan hukum juga diarahkan memanfaatkan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), menghindari tindakan arogansi, serta mengoptimalkan pemanfaatan data untuk mendukung efektivitas operasi.

Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel, tren kecelakaan lalu lintas menunjukkan penurunan. Pada 2024 tercatat 947 kasus kecelakaan, sementara pada 2025 turun menjadi 871 kasus. Jumlah korban meninggal dunia juga menurun dari 389 orang pada 2024 menjadi 267 orang pada 2025. Meski demikian, upaya penekanan angka kecelakaan dinilai masih perlu terus ditingkatkan.

Baca Juga :  Proyek RTR Pulang Pisau Rampung, Masyarakat Harus Mendapat Manfaat

Operasi ini bertujuan meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, menekan angka pelanggaran serta kecelakaan, sekaligus menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan berkelanjutan di wilayah Kalimantan Selatan.

Kapolres Barito Kuala juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mendukung keberhasilan operasi.

“Gunakan helm, patuhi rambu-rambu, jaga kecepatan, dan utamakan keselamatan. Kolaborasi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci keberhasilan operasi ini,” tegasnya.

Melalui Operasi Keselamatan Intan 2026, Polres Barito Kuala menegaskan komitmennya dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib, khususnya menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.(*/rls/frs/red)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Ajak Perkuat Persatuan dan Pelestarian Budaya di HUT ke-16 GERDAYAK Indonesia
Gerdayak Tekankan Soliditas Organisasi dan Penguatan Ketahanan Pangan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Kadishut Kalteng: Semangat Huma Betang Harus Menjadi Landasan Pembangunan Daerah Berkelanjutan
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kadishut Kalteng Dr. Agustan Saining Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Peduli Lingkungan
Suriansyah Halim: Uang Negara Berasal dari Rakyat, Pengelolaannya Harus Terbuka
Suriansyah Halim: Uang Negara Berasal dari Rakyat, Pengelolaannya Harus Terbuka
Wakili Gubernur, Pj Sekda Kalteng Resmikan Renovasi Mako Ditsamapta Polda Kalteng, Tegaskan Keamanan Fondasi Pembangunan Daerah
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Agustan Saining Ajak Masyarakat Perkuat KoSainingmitmen Jaga Kelestarian Alam Kalimantan Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:40 WIB

Gubernur Kalteng Ajak Perkuat Persatuan dan Pelestarian Budaya di HUT ke-16 GERDAYAK Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:00 WIB

Gerdayak Tekankan Soliditas Organisasi dan Penguatan Ketahanan Pangan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:18 WIB

Kadishut Kalteng: Semangat Huma Betang Harus Menjadi Landasan Pembangunan Daerah Berkelanjutan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:46 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kadishut Kalteng Dr. Agustan Saining Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:36 WIB

Suriansyah Halim: Uang Negara Berasal dari Rakyat, Pengelolaannya Harus Terbuka

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page