Polisi Berhasil Bekuk Pemuda Pelaku Penikaman Terhadap Pensiunan Guru Di Barsel 

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUNTOK – Kurang dari 24 jam, sejak terjadinya kasus penikamaan di Desa Rampa Mea, yang mengakibatkan korban Satpo (60) pensiunan guru SD meninggal dunia. Jajaran Polsek Dusun Utara, Polres Barito Selatan (Barsel) berhasil mengamankan terduga pelaku JHUTARA LUSTINU PURWANTO alias TARA (24) warga Desa Bundar di Desa Maruga Kec. Dusun Utara.

 

Kapolres Barito Selatan (Barsel), AKBP Jecson R. Hutapea, SIK melalui Kapolsek Dusun Utara, IPDA Roni Kristiansyah, membenarkan bahwa Tara (24) terduga pelaku penikaman sekaligus membawa kabur sepeda motor milik korban S, telah berhasil diamankan di Desa Maruga, pada Rabu (29/10/25) malam.

 

IPDA Roni Kristiansyah, mengungkapkan bahwa Tara (24) terduga pelaku penikaman sekaligus membawa kabur sepeda motor korban bernama Septo (60) warga Desa Rampa Mea, Kecamatan Dusun Utara, berhasil ditangkap, setelah anggota melakukan pengejaran ke Desa Maruga pada Rabu malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Baca Juga :  Relawan HKT Salurkan Bantuan untuk Keluarga Saidah di Palangka Raya

 

 

“Pelaku telah berhasil ditangkap di Desa Maruga, meski sempat melakukan perlawanan dengan tangan kosong. Namun bisa dilumpuhkan pihak Anggota Polsek Dusun Utara. Saat ini terduga pelaku sudah diamankan dan sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar IPDA Roni. Kamis (30/10/25)

 

 

Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap terduga pelaku untuk mengetahui apa motif dan kronologi dari perisiwa yang sebenarnya.

Baca Juga :  KBLI Kalteng Siap Hadiri Deklarasi Nasional APPI, Dorong Welder Naik Kelas Jadi Pengusaha

 

 

“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan meminta warga (saksi) untuk tetap kooperatif dalam membantu proses penyelidikan dan penyidikan yang sedang berjalan,” tambahnya.

 

 

Sebelumnya santer beredar kabar bahwa mantan guru di Desa Rampa Mea, Kec. Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, sekitar pukul 12.15 WIB tewas ditikam oleh seorang Pemuda T (24) asal Desa Bundar yang diduga mengidap Malaria Tropica.

 

Korban mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kanan dan sempat dilarikan ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, nyawa korban tak tertolong dan menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 15.30 WIB. (*//rls/Ags/red)

Berita Terkait

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari
Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir
Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan
Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau
Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah
Maksimalkan Pengerjaan Drainase Sasaran TMMD, Alat Berat Dikerahkan
Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel
Sugie: Karhutla Tanggung Jawab Bersama, HKT Ajak Semua Pihak Bergerak 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page