Ketua DPRD Pulang Pisau Dorong Pemda Berinovasi Hadapi Keterbatasan Anggaran

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Tandean Indra Bella, mendorong pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam menghadapi keterbatasan anggaran yang saat ini dialami sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Pulang Pisau.

 

Hal tersebut disampaikan Tandean pada (16/1/2026), menanggapi kondisi keuangan daerah yang terdampak kebijakan pemerintah pusat terkait pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD).

 

Menurutnya, situasi keterbatasan anggaran tidak hanya dirasakan Pulang Pisau, tetapi juga terjadi di hampir seluruh daerah di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah daerah dituntut untuk lebih kreatif dalam mengelola potensi yang dimiliki agar pembangunan tetap berjalan.

 

Tandean menilai kondisi tersebut justru dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi, khususnya dalam menggali potensi lokal yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Ajak Masyarakat Cegah Karhutla Sejak Dini

 

“Keterbatasan anggaran ini pada akhirnya kembali kepada pemerintah daerah. Kita dituntut untuk berinovasi dan mengembangkan kreativitas, khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.

 

Ia mengakui bahwa selama ini banyak daerah, termasuk Kabupaten Pulang Pisau, masih cukup bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Ketergantungan tersebut, menurutnya, perlu dikurangi secara bertahap dengan memperkuat sektor-sektor yang berpotensi menjadi sumber PAD.

 

“Kalau kita mampu meningkatkan PAD, otomatis daerah akan lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada pemerintah pusat,” tegasnya.

Baca Juga :  Wakapolda Kalteng Tinjau Pembangunan SPPG 2 di Sanaman Mantikei Polres Katingan

 

Selain itu, Tandean juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta pemerintah pusat. Ia juga mendorong kerja sama dengan pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai alternatif dukungan bagi pembangunan daerah.

 

Menurutnya, sejumlah daerah telah lebih dulu memanfaatkan peluang kerja sama tersebut dan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur dan pelayanan publik.

 

Karena itu, ia berharap seluruh potensi yang dimiliki Kabupaten Pulang Pisau dapat dioptimalkan secara maksimal agar pembangunan daerah tetap berjalan meski di tengah keterbatasan anggaran. (*/rls/spr/red)

Berita Terkait

Wagub Edy Pratowo Tinjau Layanan Kesehatan Gratis Polda Kalteng pada Puncak Hari Bhayangkara ke-80
LPG 3 Kg Langka di Kawasan Mandawai Palangka Raya, Pedagang dan Warga Keluhkan Sulitnya Pasokan
Pimpin IWO Kalteng Lima Tahun ke Depan, Endra Setiawan Siapkan Program Strategis
Penyelesaian Polemik Zheze Galuh Ditempuh Lewat Jalur Adat, Damang Pahandut Siapkan Prosesi Perdamaian
KPHP Barito Hilir Belum Beri Klarifikasi soal Surat Pemanfaatan Kayu PT BPM, Transparansi Dipertanyakan
Dishut Kalteng Perkuat Basis Data Konservasi Orangutan, Agustan Saining: Kebijakan Harus Berlandaskan Data Valid
Di Hari Jadi ke-69, Davidson Lambung Optimistis Palangka Raya Semakin Maju
Perkuat Ketahanan Keluarga, Rumah Pintar Askari dan Dinas P3APPKB Kapuas Gelar Parenting Lintas Sektoral

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:31 WIB

Wagub Edy Pratowo Tinjau Layanan Kesehatan Gratis Polda Kalteng pada Puncak Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:33 WIB

LPG 3 Kg Langka di Kawasan Mandawai Palangka Raya, Pedagang dan Warga Keluhkan Sulitnya Pasokan

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:54 WIB

Pimpin IWO Kalteng Lima Tahun ke Depan, Endra Setiawan Siapkan Program Strategis

Senin, 22 Juni 2026 - 19:53 WIB

Penyelesaian Polemik Zheze Galuh Ditempuh Lewat Jalur Adat, Damang Pahandut Siapkan Prosesi Perdamaian

Senin, 22 Juni 2026 - 16:04 WIB

KPHP Barito Hilir Belum Beri Klarifikasi soal Surat Pemanfaatan Kayu PT BPM, Transparansi Dipertanyakan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page