Indikasi Rendahnya Mutu Pengaspalan Warnai Proyek Preservasi Jalan Kalahien–Buntok–Ampah Rp40,79 Miliar

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | BUNTOK – Paket pekerjaan Preservasi Jalan dan Jembatan Kalahien–Buntok–Ampah senilai Rp40.792.259.000 yang dikerjakan PT PJK menjadi perhatian setelah muncul dugaan adanya penurunan mutu pekerjaan pengaspalan di sejumlah titik ruas jalan. Temuan awal di lapangan menunjukkan beberapa bagian permukaan aspal terlihat kurang rata, bertekstur kasar, dan diduga belum mencapai tingkat kepadatan yang dipersyaratkan. (24/07)

Berdasarkan hasil pemantauan awal, kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa proses penghamparan campuran aspal kemungkinan tidak dilakukan pada temperatur yang sesuai dengan spesifikasi teknis. Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui pengujian teknis dan laboratorium oleh pihak yang berwenang.

Dalam pekerjaan perkerasan jalan, temperatur campuran aspal menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kualitas hasil akhir. Apabila campuran dihampar pada suhu di bawah standar, proses pemadatan dapat berlangsung tidak optimal. Kondisi itu berpotensi menyebabkan kepadatan lapisan aspal tidak memenuhi spesifikasi, daya lekat antar material berkurang, serta memperpendek umur layanan jalan.

Baca Juga :  Siswi SMK di Palangka Raya Curhat Dugaan Pelecehan dan Ancaman Mantan Pacar, Minta Perlindungan ke Cak Sam Polda Kalteng

Selain itu, proses pemadatan juga diduga belum berlangsung secara maksimal. Indikasi tersebut terlihat dari permukaan jalan yang di beberapa titik tampak berpori, bergelombang, dan tidak seragam. Jika hasil pengujian nantinya membuktikan adanya ketidaksesuaian dengan spesifikasi teknis, kondisi tersebut berpotensi memicu kerusakan dini, seperti retak, pelepasan butiran agregat (ravelling), hingga terbentuknya lubang pada permukaan jalan.

Dengan nilai kontrak mencapai lebih dari Rp40,79 miliar, proyek preservasi ini diharapkan memenuhi seluruh persyaratan teknis sebagaimana diatur dalam dokumen kontrak. Ruas Kalahien–Buntok–Ampah merupakan jalur yang memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas wilayah, sehingga mutu pelaksanaan pekerjaan menjadi aspek yang tidak dapat diabaikan.

Sejumlah kalangan menilai dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan menyeluruh. Apabila hasil evaluasi menunjukkan adanya pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi kontrak, persoalan tersebut tidak hanya berdampak pada kualitas infrastruktur, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara serta mengurangi manfaat jalan bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Pemkab Kotabaru Kenalkan Sektor Pariwisata Lewat Ajang Balap Sepeda, Rutenya tak Main-main

Hingga berita ini diterbitkan, PT PJK, konsultan pengawas, maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Media ini telah berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi sebagai bagian dari penerapan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

Media ini juga mendorong Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah bersama aparat pengawas internal untuk melakukan inspeksi dan pengujian teknis secara menyeluruh. Pemeriksaan dinilai perlu mencakup pengujian mutu campuran aspal, ketebalan lapisan, tingkat kepadatan, kadar aspal, serta verifikasi volume pekerjaan guna memastikan seluruh pelaksanaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak .(*/rls/sgn/red)

Berita Terkait

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari
Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir
Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan
Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau
Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah
Maksimalkan Pengerjaan Drainase Sasaran TMMD, Alat Berat Dikerahkan
Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel
Sugie: Karhutla Tanggung Jawab Bersama, HKT Ajak Semua Pihak Bergerak 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page