Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Dorong Hilirisasi dan Investasi, Misi Dagang Jatim–Kalteng 2026 Catat Transaksi Triliunan Rupiah

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA — Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan investasi, hilirisasi industri, dan kerja sama perdagangan antardaerah saat menghadiri Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026, yang digelar di M Bahalap Hotel Palangka Raya, Kamis (23/4/2026).

Dalam sambutannya, Agustiar Sabran menekankan bahwa Kalimantan Tengah memiliki posisi strategis dalam peta pembangunan nasional, terutama karena didukung wilayah yang luas serta kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

Menurutnya, potensi tersebut harus dikelola melalui kolaborasi yang kuat dengan berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jawa Timur, guna menciptakan nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Dengan wilayah yang luas dan sumber daya alam yang melimpah, Kalimantan Tengah memiliki potensi serta peluang investasi yang strategis dan sangat prospektif,” ujar Agustiar Sabran.

Ia menjelaskan, Misi Dagang antara Jawa Timur dan Kalimantan Tengah bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi langkah konkret dalam memperkuat hubungan ekonomi antardaerah, terutama di sektor perdagangan, investasi, hilirisasi industri, serta pengembangan potensi unggulan daerah.

Agustiar menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah saat ini tengah mengembangkan strategi pembangunan berbasis tiga zona utama, yakni zona barat, tengah, dan timur, yang masing-masing memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif.

Setiap zona, lanjut dia, difokuskan pada sektor-sektor unggulan seperti perkebunan, pertambangan, perikanan, hingga industri kreatif, agar pembangunan ekonomi dapat berjalan lebih terarah dan merata.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik Misi Dagang ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antardaerah. Pengembangan potensi daerah dilakukan melalui pembagian tiga zona utama, yang masing-masing memiliki kekuatan sektor unggulan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agustiar menyoroti pentingnya hilirisasi industri sebagai kunci utama dalam meningkatkan daya saing daerah.

Baca Juga :  Musim Durian Tiba, Pasokan Melimpah Bikin Harga di Palangka Raya Lebih Terjangkau Narasi: Palangka Raya — Memasuki musim durian, pasokan buah dari wilayah Pontianak dan Kasongan membanjiri pasar di Kota Palangka Raya. Melimpahnya pasokan membuat harga durian menjadi lebih terjangkau dan menarik minat masyarakat untuk berburu buah beraroma khas tersebut. Sayuti, penjaga stan durian di Jalan Adonis Samad, tepat di seberang Casanova Gym Center, mengatakan harga durian saat ini cukup bervariasi. Untuk durian ukuran sedang, pembeli dapat membawa pulang empat buah dengan harga Rp100 ribu. Sementara durian berukuran besar dijual hingga Rp150 ribu untuk empat buah. "Durian yang datang saat ini sebagian besar berasal dari Pontianak dan Kasongan. Karena pasokannya banyak, harga juga lebih bersahabat dibanding biasanya," ujar Sayuti. Salah seorang pembeli, Rinto, mengaku bersama keluarganya kerap membeli durian di stan tersebut. Menurutnya, selain kualitas buah yang baik, harga yang ditawarkan juga lebih murah dibandingkan penjual lain. "Kami sekeluarga sering beli di sini karena harganya lebih murah daripada di tempat lain," kata Rinto. Melimpahnya pasokan durian pada musim panen ini menjadi berkah bagi para pencinta durian di Palangka Raya, yang kini dapat menikmati buah favorit mereka dengan harga yang lebih terjangkau.

Ia menegaskan bahwa sektor-sektor strategis seperti kelapa sawit, perikanan, dan energi harus diarahkan pada pengolahan lanjutan agar mampu menghasilkan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian pemerintah provinsi, kata dia, adalah pengembangan shrimp estate udang vaname, yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekspor komoditas perikanan dari Kalimantan Tengah.

“Program ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan produksi, ekspor, dan kemandirian pangan daerah,” tegas Agustiar.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa seluruh arah pembangunan daerah diselaraskan dengan kebijakan strategis nasional, termasuk dukungan terhadap program biodiesel B50.

Menurut Agustiar, hilirisasi industri sawit memiliki peran penting dalam meningkatkan ketahanan energi nasional, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Hilirisasi industri, khususnya kelapa sawit, diyakini mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi, memperkuat ketahanan energi, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah.

Khofifah menilai, sinergi antardaerah harus melibatkan lebih banyak pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga sektor swasta, lembaga keuangan, serta pelaku usaha.

“Sinergi dan kolaborasi menjadi hal yang sangat penting. Tidak cukup hanya government to government, tetapi juga harus melibatkan sektor swasta dan berbagai institusi,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan bahwa Misi Dagang ini memiliki makna strategis yang lebih luas daripada sekadar transaksi ekonomi.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata penguatan hubungan antarwilayah di Indonesia demi memperkokoh persatuan dan pembangunan nasional.

“Misi Dagang ini tidak sekadar transaksi ekonomi, tetapi juga upaya memperkuat sinergi antarwilayah di Indonesia,” ungkapnya.

Khofifah juga mengungkapkan bahwa hingga pukul 13.00 WIB, nilai transaksi yang tercatat dalam kegiatan tersebut telah mencapai triliunan rupiah, dan angka tersebut diperkirakan terus bertambah hingga acara berakhir.

Baca Juga :  Kontingen Desa Barunang Borong Juara di Festival Budaya Kapuas 2026, Bukti Sinergi Perusahaan dan Masyarakat

Capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi kerja sama ekonomi antara Jawa Timur dan Kalimantan Tengah yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Iwan, dalam laporannya menyampaikan bahwa Misi Dagang ini merupakan agenda berkelanjutan yang telah dijalankan secara konsisten sejak 2019.

“Kegiatan Misi Dagang ini adalah yang ketiga di tahun 2026 dan yang ke-51 sejak tahun 2019,” terangnya.

Ia menyebutkan, sebanyak 159 pelaku usaha turut terlibat dalam kegiatan tersebut, dengan 59 pelaku usaha dari Jawa Timur hadir secara langsung.

Partisipasi besar dari kalangan pelaku usaha ini diharapkan dapat memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk unggulan, termasuk produk UMKM dari kedua provinsi.

“Kami berharap transaksi yang terjadi dapat meningkatkan daya saing produk UMKM di Jawa Timur dan Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

Kegiatan Misi Dagang ini juga dirangkai dengan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta penyerahan cenderamata sebagai simbol penguatan hubungan kedua daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat penting, antara lain Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah, jajaran OJK, pimpinan Bank Kalteng dan Bank Jatim, serta para pelaku usaha dari kedua provinsi.

Melalui kerja sama ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap hubungan ekonomi dengan Jawa Timur dapat terus berlanjut secara berkesinambungan, sehingga mampu mendorong pertumbuhan perdagangan, investasi, dan peningkatan daya saing daerah di tingkat regional maupun nasional.(*/rls/sgn/red)

 

 

 

Sumber MMC Kalteng

 

Berita Terkait

Kasus ISPA Palangka Raya Tembus 6.041, Kabut Asap Karhutla Jadi Sorotan
Sugie Gerakkan APPI Kalteng, Siapkan Kopdar Perdana
Tambun Bungai Run Bergemuruh, Agustiar Sabran Serukan Semangat Bersama Menuju Indonesia Emas Menulis
Kapolda Kalteng Hadiri Syukuran HUT ke-69 Yansen A. Binti, Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas
“Tembus Pelosok Kotabaru, Kodim 1004 Bangun Jembatan dan Buka Akses Warga”
Inovasi SKPD Kotabaru Digenjot, Bapperida Bidik Juara IGA
Klinik Lapas Kotabaru Resmi Jadi FKTP, Layanan Kesehatan Warga Binaan Naik Kelas
Peringati 1 Tahun Kodam XXII TB,Agustan Saining: Jaga Hutan Kalteng Tak Bisa Sendiri, Sinergi TNI dan Pemda Harus Diperkuat

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Kasus ISPA Palangka Raya Tembus 6.041, Kabut Asap Karhutla Jadi Sorotan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Sugie Gerakkan APPI Kalteng, Siapkan Kopdar Perdana

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Tambun Bungai Run Bergemuruh, Agustiar Sabran Serukan Semangat Bersama Menuju Indonesia Emas Menulis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Kapolda Kalteng Hadiri Syukuran HUT ke-69 Yansen A. Binti, Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:25 WIB

“Tembus Pelosok Kotabaru, Kodim 1004 Bangun Jembatan dan Buka Akses Warga”

Berita Terbaru

LINTAS HUKUM

Minggu, 23 Agu 2026 - 06:57 WIB

LINTAS DAERAH

MTQH Kobar Dorong Generasi Muda Cintai Al-Qur’an

Sabtu, 22 Agu 2026 - 23:22 WIB

LINTAS NASIONAL

Presiden Prabowo Pimpin Langsung Penanganan Karhutla di Kalimantan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 15:12 WIB

You cannot copy content of this page