Gebrakan Polda Kalteng Bentuk Polisi Siswa, Saling Jaga Demi Keamanan Sekolah

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN || Palangka Raya – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berkomitmen untuk menjaga kamtibmas tetap aman dan kondusif, termasuk di lingkungan sekolah.

Salah satunya, seperti yang dilakukan Polda Kalteng di bawah kepemimpinan Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. , yang membuat gebrakan dengan membentuk ‘Polisi Keamanan Sekolah’ (PKS) yang dibentuk dari siswa dan untuk siswa.

Program itu dibentuk pada Apel Besar PKS se-Kalteng yang digelar di Lapangan Harati, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalteng, Desa Bukit Rawi, Kec. Kahayan Tengah, Kab. Pulpis, dan diikuti sebanyak 381 peserta dari SMA dan SMK. Sabtu (14/2/2026) malam.

Baca Juga :  Jelang Libur Lebaran, Rumkit Bhayangkara Polda Kalteng Matangkan Kesiapan Layanan Kesehatan

Dalam sambutannya, Kapolda Kalteng menegaskan bahwa pembentukan Polisi Siswa ini merupakan upaya efektif dalam memperkuat peran siswa menjaga keamanan dan ketertiban sekolah.

Program yang mengusung konsep dari siswa untuk siswa ini, juga sebagai implementasi pilar jaga warga, jaga lingkungan, jaga aturan, dan jaga amanah.

“Melalui peran tersebut, siswa didorong untuk terlibat dalam langkah-langkah preemtif di lingkungan pendidikan,” ungkap Kapolda.

Irjen Iwan berharap dengan dibentuknya Polisi siswa akan membantu menjaga kelancaran aktivitas sekolah, melindungi teman-temannya, serta melaporkan potensi gangguan kepada guru atau pihak sekolah.

“Keamanan sekolah bukan hanya menjadi tanggung jawab guru atau aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif para siswa sebagai agen perubahan,” terangnya.

Baca Juga : 

Kapolda menekankan peran Polisi Siswa Keamanan Sekolah akan difokuskan pada pencegahan tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), kekerasan, radikalisme, tindakan anarkis, serta berbagai perilaku negatif lainnya.

“Sinergi ini dinilai strategis dalam membangun budaya disiplin, tanggung jawab, dan rasa aman di kalangan pelajar,” tandasnya.

“Jadilah polisi bagi diri sendiri. Jaga disiplin, jaga lingkungan, dan jaga aturan demi masa depan Indonesia Emas 2045, sekaligus mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan bebas dari berbagai potensi gangguan di sekolah,” demikian Iwan.

Berita Terkait

Wagub Edy Pratowo Tinjau Layanan Kesehatan Gratis Polda Kalteng pada Puncak Hari Bhayangkara ke-80
LPG 3 Kg Langka di Kawasan Mandawai Palangka Raya, Pedagang dan Warga Keluhkan Sulitnya Pasokan
Pimpin IWO Kalteng Lima Tahun ke Depan, Endra Setiawan Siapkan Program Strategis
Penyelesaian Polemik Zheze Galuh Ditempuh Lewat Jalur Adat, Damang Pahandut Siapkan Prosesi Perdamaian
KPHP Barito Hilir Belum Beri Klarifikasi soal Surat Pemanfaatan Kayu PT BPM, Transparansi Dipertanyakan
Dishut Kalteng Perkuat Basis Data Konservasi Orangutan, Agustan Saining: Kebijakan Harus Berlandaskan Data Valid
Di Hari Jadi ke-69, Davidson Lambung Optimistis Palangka Raya Semakin Maju
Perkuat Ketahanan Keluarga, Rumah Pintar Askari dan Dinas P3APPKB Kapuas Gelar Parenting Lintas Sektoral

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:31 WIB

Wagub Edy Pratowo Tinjau Layanan Kesehatan Gratis Polda Kalteng pada Puncak Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:33 WIB

LPG 3 Kg Langka di Kawasan Mandawai Palangka Raya, Pedagang dan Warga Keluhkan Sulitnya Pasokan

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:54 WIB

Pimpin IWO Kalteng Lima Tahun ke Depan, Endra Setiawan Siapkan Program Strategis

Senin, 22 Juni 2026 - 19:53 WIB

Penyelesaian Polemik Zheze Galuh Ditempuh Lewat Jalur Adat, Damang Pahandut Siapkan Prosesi Perdamaian

Senin, 22 Juni 2026 - 16:04 WIB

KPHP Barito Hilir Belum Beri Klarifikasi soal Surat Pemanfaatan Kayu PT BPM, Transparansi Dipertanyakan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page