LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian alam. Di tengah berbagai tantangan lingkungan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, degradasi hutan, hingga pencemaran sampah plastik, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam menjaga bumi sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Agustan Saining, S.Hut., M.Si, menegaskan bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan kehidupan manusia. Hutan, sungai, dan berbagai ekosistem yang ada di Kalimantan Tengah memiliki peran strategis sebagai penyangga kehidupan, sumber ekonomi masyarakat, sekaligus benteng dalam menghadapi dampak perubahan iklim global. Jumat 5-6-2026.
“Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga alam berarti menjaga masa depan. Kelestarian hutan, sungai, dan sumber daya alam lainnya merupakan aset yang sangat berharga yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya dalam kondisi yang baik,” ujar Agustan Saining.
Ia menyoroti persoalan sampah plastik yang hingga kini masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi lingkungan. Penggunaan plastik sekali pakai yang berlebihan telah menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap ekosistem daratan maupun perairan. Sampah plastik tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga mengancam keanekaragaman hayati dan kesehatan manusia.
Karena itu, Agustan mengajak masyarakat untuk memulai perubahan dari langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Mengurangi penggunaan kantong plastik, membawa wadah dan botol minum sendiri, memilah sampah, serta menjaga kebersihan lingkungan merupakan tindakan kecil yang mampu memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama.
“Setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan. Mulailah dari diri sendiri, dari keluarga, dan dari lingkungan sekitar. Kebiasaan sederhana seperti mengurangi sampah plastik dan menjaga kebersihan lingkungan akan memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian alam,” katanya.
Lebih lanjut, Agustan menekankan pentingnya menjaga kawasan hutan Kalimantan Tengah yang selama ini dikenal sebagai salah satu paru-paru dunia dan habitat berbagai flora serta fauna khas Indonesia. Keberadaan hutan yang terjaga dengan baik tidak hanya mendukung keseimbangan ekosistem, tetapi juga berfungsi sebagai penyerap karbon yang membantu mengurangi dampak pemanasan global.
Melalui berbagai program pengelolaan hutan berkelanjutan, rehabilitasi lahan, serta pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya mendorong terwujudnya pembangunan yang selaras dengan pelestarian lingkungan.
Agustan juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung berbagai program konservasi dan pelestarian sumber daya alam yang tengah dijalankan pemerintah. Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan hanya dapat dicapai melalui semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat.
“Mari kita jadikan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai momentum untuk memperkuat komitmen menjaga kelestarian hutan, sungai, dan seluruh ekosistem yang menjadi penopang kehidupan. Bersama-sama kita wujudkan Kalimantan Tengah yang hijau, lestari, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Mengusung semangat Kalteng Hijau Lestari, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi gerakan nyata yang mampu mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat dalam memperlakukan lingkungan.
Dengan kepedulian yang terus tumbuh dan tindakan nyata yang dilakukan secara berkelanjutan, Kalimantan Tengah diharapkan dapat menjadi contoh daerah yang berhasil menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam.
Sebab pada akhirnya, setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan menjadi investasi besar bagi masa depan bumi yang lebih hijau, lebih sehat, dan lebih berkelanjutan.
🌱 Jaga Alam, Jaga Kehidupan
🌎 Kurangi Plastik, Lestarikan Bumi
🌳 Hutan Lestari, Indonesia Maju
Narasi ini disusun dengan gaya berita feature media massa, menonjolkan sosok dan pernyataan Dr. Agustan Saining sebagai tokoh utama sekaligus sumber pesan dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.(*/rls/sgn/red)







