Kodam XXII/Tambun Bungai menggelar Ibadah Sholat Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dirangkaikan dengan ramah tamah dan pemotongan hewan kurban di Makodam XXII/TB, Palangka Raya, Rabu (27/5/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri sekitar 500 jamaah yang terdiri dari prajurit, PNS, Persit, serta masyarakat sekitar.
Perayaan Idul Adha tahun ini mengusung tema “Jadikan Hikmah Idul Adha Sebagai Motivasi Untuk Meningkatkan Iman dan Taqwa Prajurit TNI Prima Dalam Melaksanakan Tugas dan Pengabdian Untuk Indonesia Maju.” Tema tersebut menjadi refleksi penting bagi seluruh prajurit dalam memperkuat semangat pengabdian, loyalitas, dan kepedulian sosial di tengah dinamika tugas pertahanan wilayah.
Hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Kodam XXII/TB, Ketua dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XXII/TB, serta jajaran pengurus Persit lainnya yang turut membaur bersama masyarakat mengikuti rangkaian ibadah hingga penyembelihan hewan kurban.
Pelaksanaan Sholat Idul Adha dipimpin oleh Imam dan Khatib H. Akhmad Supriadi, S.HI., M.S.I. Dalam khutbahnya, ia menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum untuk menumbuhkan keikhlasan, ketakwaan, dan semangat berbagi kepada sesama.
Menurutnya, keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi pelajaran penting tentang ketaatan total kepada Allah SWT, sekaligus pengingat bahwa pengorbanan dan kepedulian sosial harus terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun pengabdian sebagai aparat negara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan gema takbir yang menggema di lingkungan Makodam XXII/TB, dilanjutkan laporan ketua panitia, pelaksanaan Sholat Idul Adha, khutbah, ramah tamah, penyerahan hewan kurban dari Pangdam XXII/TB kepada panitia, pembacaan doa, hingga prosesi penyembelihan dan pemotongan hewan kurban.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXII/TB menegaskan bahwa momentum Idul Adha harus menjadi pengingat bagi seluruh prajurit untuk terus menanamkan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan pengabdian dalam setiap pelaksanaan tugas.
Ia menilai, semangat berkurban merupakan cerminan karakter prajurit yang rela mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi. Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, mendukung percepatan pembangunan daerah, serta memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat.
Pangdam juga mengajak seluruh prajurit dan keluarga besar Kodam XXII/TB untuk menjadikan Idul Adha sebagai sarana memperkuat soliditas, meningkatkan kepedulian sosial, dan mempererat hubungan harmonis antara TNI dengan masyarakat.
“Melalui momentum Idul Adha ini, kita ingin membangun semangat kebersamaan, memperkuat rasa empati, dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara. Prajurit TNI harus hadir sebagai solusi serta menjadi pelindung dan pengayom masyarakat,” ujarnya.
Suasana kebersamaan tampak dalam prosesi pemotongan dan pendistribusian hewan kurban yang dilakukan secara gotong royong oleh prajurit dan panitia. Daging kurban selanjutnya disalurkan kepada masyarakat sekitar, anggota, serta pihak-pihak yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi nilai kemanusiaan.
Perayaan Idul Adha di lingkungan Kodam XXII/TB tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan semata, tetapi juga momentum mempererat sinergi antara prajurit dan masyarakat dalam menjaga persatuan, keamanan, dan keharmonisan di wilayah Kalimantan Tengah. (*/rls/pen/red)







