LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya menggelar rapat bersama Dewan Pengawas (Dewas) secara virtual guna mengevaluasi kinerja sekaligus membahas program kerja rumah sakit ke depan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gawi Hapakat Rumkit Bhayangkara Palangka Raya, Selasa (10/3/2026) pagi.
Rapat diikuti Ketua Dewas Rumkit Bhayangkara Brigjen Pol Dr. Adex Yudiswan, SH., SIK., M.Si., bersama anggota Dewas Kombes Pol dr. Yusuf Kidingallo, Sp.Rad (K) RI, M.Kes., dan Pembina Tk I Indra Karunia Dewanti, S.E., M.H. Kegiatan ini juga dihadiri jajaran civitas manajemen rumah sakit.
Baca Juga : Berikut versi judul dan isi berita yang sudah disusun dengan gaya media nasional profesional, tetap berdasarkan isi yang kamu berikan: IRT di Palangka Raya Akhirnya Dapat Kembali Motor yang Digadai, Setelah Curhat ke Cak Sam Polda Kalteng Palangka Raya – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Palangka Raya bernama Bunga (27) akhirnya bisa bernapas lega setelah sepeda motornya yang sempat digadai dan sulit ditebus, berhasil dikembalikan. Kasus ini mencuat setelah ia mengadu kepada Cak Sam dari Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (9/10/2025). Bunga menceritakan bahwa sepeda motor miliknya digadaikan oleh sang suami kepada Mawar (nama samaran), seorang makelar gadai perorangan. Namun saat ia hendak menebus kendaraan tersebut sesuai kesepakatan, Mawar justru mempersulit dan memberikan berbagai alasan. “Suami saya gadaikan motor ke orang. Setelah setengah bulan, saya mau tebus tapi orang itu tidak mau menyerahkan motor kami. Dari tanggal 1 kami sudah mau menebusnya, tapi sampai sekarang belum dikembalikan. Orangnya pun menghilang. Mohon bantuannya, Cak, karena orang ini tidak punya itikad baik,” ujar Bunga dalam laporannya kepada Cak Sam. Menanggapi hal tersebut, Cak Sam segera menghubungi Mawar. Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa Mawar hanyalah perantara atau makelar gadai yang sebelumnya juga pernah bermasalah dalam transaksi serupa. Melalui pendekatan persuasif, Cak Sam memberikan pembinaan kepada Mawar dan menekankan pentingnya mengembalikan sepeda motor milik Bunga sesuai perjanjian. Ia juga mengingatkan bahwa setiap usaha gadai wajib memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar kegiatan usahanya sah secara hukum dan menjamin perlindungan bagi konsumen. Tak lama setelah dihubungi, Mawar akhirnya menyerahkan kembali sepeda motor tersebut kepada Bunga. “Selamat siang, Cak. Saya yang tadi malam lapor. Alhamdulillah motor saya sudah dikembalikan. Setelah dihubungi pihak Polda, baru dia mau menyerahkan. Terima kasih banyak, semoga Cak Sam sehat selalu,” ungkap Bunga dengan rasa syukur. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi gadai, terutama dengan pihak perorangan yang tidak memiliki izin resmi. Apakah kamu ingin saya buatkan versi liputan gaya media daring (misalnya Kompas, Tribun, atau Detik) dengan format subjudul, kutipan, dan narasi yang lebih hidup seperti untuk publikasi online?
Dalam pertemuan tersebut, pihak manajemen memaparkan berbagai capaian kinerja yang telah dilaksanakan pada periode sebelumnya. Selain itu, rapat juga menjadi forum evaluasi terhadap sejumlah program yang telah berjalan serta pembahasan rencana kerja yang akan dilakukan guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya, AKBP dr. Anton Sudarto, M.A.R.S., M.H., yang mewakili Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., mengatakan rapat bersama Dewan Pengawas merupakan forum strategis dalam memastikan arah kebijakan dan kinerja rumah sakit berjalan optimal.
“Melalui rapat ini, kami menyampaikan capaian kinerja sekaligus melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang telah dilaksanakan. Masukan dari Dewan Pengawas sangat penting sebagai bahan perbaikan dan peningkatan pelayanan kesehatan di Rumkit Bhayangkara,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dewan Pengawas juga memberikan sejumlah arahan dan masukan kepada manajemen rumah sakit terkait peningkatan kinerja, penguatan tata kelola, serta optimalisasi program pelayanan kesehatan agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel.
Melalui rapat evaluasi tersebut, diharapkan sinergi antara Dewan Pengawas dan manajemen Rumkit Bhayangkara Palangka Raya semakin kuat dalam mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat. (*/rls/hms/red)