DPRD Pulang Pisau Soroti Pencabutan Status PBI BPJS Kesehatan, Masyarakat Terdampak

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pulang Pisau, Tandean Indra Bella, mengungkapkan hasil reses yang menemukan sejumlah permasalahan di lapangan, salah satunya pencabutan status Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang berdampak langsung kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikannya di Pulang Pisau, Senin.

 

Permasalahan yang ditemukan yakni kepesertaan BPJS Kesehatan PBI yang tiba-tiba dinonaktifkan tanpa diketahui masyarakat sebelumnya. Akibatnya, sejumlah warga baru menyadari statusnya nonaktif saat hendak mengakses layanan kesehatan.

 

Masyarakat kurang mampu di Kabupaten Pulang Pisau menjadi pihak yang paling terdampak, termasuk warga dengan penyakit kronis dan kondisi kesehatan berat yang sangat membutuhkan jaminan layanan kesehatan.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, Kapolresta Palangka Raya: Periode 1 Januari Ada 59 Personel 

 

Temuan tersebut merupakan hasil reses DPRD Kabupaten Pulang Pisau yang disampaikan Ketua DPRD di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, pada Senin.

 

Menurut Tandean, pencabutan kepesertaan PBI berdampak langsung pada pelayanan kesehatan. Ada masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan dengan keyakinan masih terdaftar sebagai peserta BPJS, namun ternyata statusnya sudah nonaktif. Kondisi ini membuat warga kebingungan dan terpaksa mengaktifkan kembali kepesertaan secara mandiri, meskipun secara ekonomi tergolong tidak mampu.

“Situasi ini tentu sangat memberatkan, apalagi bagi masyarakat yang tidak mampu,” ungkapnya.

 

Ia menjelaskan, meskipun pencabutan kepesertaan BPJS Kesehatan merupakan kebijakan nasional di bawah kewenangan Kementerian Sosial, pemerintah daerah tidak bisa mengabaikan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah.

Baca Juga :  Karorena Polda Kalteng Andreas Wayan Wicaksana Naik Pangkat Jadi Brigjen

 

Sebagai langkah konkret, DPRD Kabupaten Pulang Pisau membawa persoalan tersebut ke Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dinas-dinas terkait guna mencari solusi yang tepat. Koordinasi lintas sektor dinilai penting agar kebijakan yang diterapkan tidak menimbulkan persoalan baru, terutama dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

 

DPRD berharap hasil reses ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya bagi warga tidak mampu dan penderita penyakit kronis yang membutuhkan kepastian jaminan kesehatan. (*/rls/spr/red)

Berita Terkait

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari
Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir
Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan
Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau
Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah
Maksimalkan Pengerjaan Drainase Sasaran TMMD, Alat Berat Dikerahkan
Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel
Sugie: Karhutla Tanggung Jawab Bersama, HKT Ajak Semua Pihak Bergerak 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page