Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Barak Jalan Anggrek Kereng bangkirai Sabangau Palangka Raya, Polisi Lakukan Penyelidikan

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya — Seorang pria bernama Rahmad (30) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar barak yang berada di Jalan Anggrek Gang Kenanga, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Sabtu siang.

Peristiwa ini pertama kali diketahui ketika ayah korban datang ke lokasi untuk mencari anaknya. Namun, setibanya di barak, korban tidak memberikan respons meski telah dipanggil berulang kali. Ayah korban juga mencium bau tidak sedap yang berasal dari dalam kamar, sehingga menimbulkan kecurigaan.

Dengan izin pemilik barak, pintu kamar kemudian didobrak. Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi tergantung di dalam kamar.

Baca Juga :  Patroli Dialogis Polsek Pahandut di Pelabuhan Rambang, Wujudkan Situasi Kamtibmas Kondusif

Petugas kepolisian dari Unit Inafis Polresta Palangka Raya bersama relawan emergency yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangka Raya untuk menjalani pemeriksaan visum.

Warga sekitar, Armiyati, mengatakan bahwa korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar. “Setahu kami korban memang jarang keluar dan tidak terlalu bergaul dengan warga sekitar,” ujarnya.

Berdasarkan perkiraan awal petugas, korban diduga telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca Juga :  Pemkab Kotabaru Gelar Pasar Murah Sambut Ramadhan 1447 Hijriyah

Ayah korban, Rahyudi, mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan anaknya beberapa hari sebelumnya dan tidak menyangka akan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara itu, Kabagops Emergency Response Palangka Raya, Yustinus Exaudi, menyampaikan bahwa proses evakuasi berjalan lancar dan dilakukan sesuai prosedur. Pihaknya juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Sejumlah barang bukti milik korban telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.(*/rls/tim/red)

Berita Terkait

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari
Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir
Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan
Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau
Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah
Maksimalkan Pengerjaan Drainase Sasaran TMMD, Alat Berat Dikerahkan
Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel
Sugie: Karhutla Tanggung Jawab Bersama, HKT Ajak Semua Pihak Bergerak 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page