Warga Bangkuang  Jadi Korban Peretasan WhatsApp, Pelaku Tipu Keluarga dan Minta Uang

- Jurnalis

Minggu, 2 November 2025 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buntok, Kalteng – Kasus kejahatan siber kembali terjadi di Kabupaten Barito Selatan. Seorang warga Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala, bernama Banda Harawan (53), menjadi korban setelah akun WhatsApp miliknya diretas dan digunakan untuk melakukan penipuan terhadap keluarga dan teman dekatnya.

Peristiwa ini bermula dari percakapan di media sosial Facebook dengan seseorang yang mengaku bernama Erna Agus. Berdasarkan laporan yang diterima Polsek Karau Kuala, Selasa (31/10/2025) sekitar pukul 18.18 WIB, pelaku awalnya menghubungi korban dan menanyakan apakah dirinya sedang sibuk.

 

 

Setelah dua hari tidak dibalas, korban akhirnya merespons pesan tersebut. Pelaku kemudian meminta nomor WhatsApp korban dengan dalih untuk keperluan bisnis.

Baca Juga :  Agrinas Setujui Plotting 855 Hektare Lahan Koperasi di Kerabu

Saat proses komunikasi berlangsung, pelaku meminta korban mengirimkan kode OTP yang diklaim sebagai bagian dari verifikasi akun.

 

 

Tanpa curiga, korban memberikan kode tersebut. Tak lama berselang, akun WhatsApp korban tidak bisa diakses lagi. Pelaku kemudian memanfaatkan akun tersebut untuk menghubungi sejumlah kontak korban dan meminta uang dengan alasan kebutuhan mendesak.

 

 

Ironisnya, salah satu korban penipuan lanjutan adalah anak kandung Banda, yang sempat mentransfer uang sebesar Rp200 ribu karena mengira benar-benar sedang berbicara dengan ibunya. Setelah uang dikirim, pelaku langsung menghilang dan tidak dapat dihubungi.

“Saya sangat dirugikan dan berharap pihak kepolisian bisa segera menindaklanjuti kasus ini,” ujar Banda saat dikonfirmasi, Sabtu (1/11/2025).

Baca Juga :  Polres Lamandau Gagalkan Penyelundupan 46,7 Kg Sabu, Kapolda Kalteng: Selamatkan 885 Ribu Jiwa dari Bahaya Narkoba

Kini kasus tersebut tengah dalam penyelidikan Polsek Karau Kuala. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak pernah memberikan kode OTP kepada siapa pun, termasuk orang yang dikenal sekalipun, karena kode tersebut merupakan kunci utama untuk mengakses akun pribadi.

“Hati-hati terhadap modus penipuan digital. Jangan mudah percaya jika ada pihak yang meminta kode OTP atau mengatasnamakan kerabat untuk meminta uang,” pesan petugas kepolisian.

Kasus serupa belakangan semakin marak di sejumlah daerah di Kalimantan Tengah, seiring meningkatnya aktivitas kejahatan siber yang menargetkan masyarakat melalui media sosial dan aplikasi pesan instan. (*/rls/sgn/red).

 

 

Sumber : Habar Kalimantan Tengah

Berita Terkait

Semangat Gotong Royong Tetap Terjaga di Bangkuang, Wujud Nyata Nilai Huma Betang
Cegah Balapan Liar, Polsek Pahandut Gelar Patroli Harkamtibmas Hingga Dini Hari
BREAKING NEWS , Api Mengamuk di Permukiman Padat Gang Sari 45 Kota Palangka Raya,Sejumlah Rumah dan MTs Darul Ulum Terbakar
Agustiar Sabran Hadirkan Pasar Murah dan Cek Kesehatan Gratis di Pulang Pisau, Warga Rasakan Manfaat Langsung
Raja Durian Borneo Hadirkan Papaken Asal Gunung Mas, Harga Terjangkau Jadi Daya Tarik Pengunjung
Kasus Dugaan Perambahan HPK di Sukamara Masuk Penyidikan, Keberadaan Dua Alat Berat Dipertanyakan
Gubernur Agustiar Sabran Dan Kapolda Hadiri Panen Raya di Kapuas, Tegaskan Komitmen Kalteng Jadi Lumbung Pangan Nasional
PT SMM Gelar Sunatan Massal untuk 42 Anak di Ring I, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:39 WIB

Cegah Balapan Liar, Polsek Pahandut Gelar Patroli Harkamtibmas Hingga Dini Hari

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:16 WIB

BREAKING NEWS , Api Mengamuk di Permukiman Padat Gang Sari 45 Kota Palangka Raya,Sejumlah Rumah dan MTs Darul Ulum Terbakar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:23 WIB

Agustiar Sabran Hadirkan Pasar Murah dan Cek Kesehatan Gratis di Pulang Pisau, Warga Rasakan Manfaat Langsung

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:20 WIB

Raja Durian Borneo Hadirkan Papaken Asal Gunung Mas, Harga Terjangkau Jadi Daya Tarik Pengunjung

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:35 WIB

Kasus Dugaan Perambahan HPK di Sukamara Masuk Penyidikan, Keberadaan Dua Alat Berat Dipertanyakan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page