LINTAS KALIMANTAN | PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pangkalan Bun menyampaikan permohonan maaf atas insiden kabel listrik menjuntai di Jalan A Yani, SP 5, Desa Sungai Rangit, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), yang mengakibatkan dua awak media terjatuh dari kendaraan, Senin (2/11/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan salah seorang korban mengalami luka dan memar pada tangan kiri.
Permohonan maaf tersebut disampaikan dalam pertemuan antara pihak PLN dan korban yang berlangsung di Kantor UP3 Pangkalan Bun, Selasa (3/11/2026).
Manajer PT PLN (Persero) ULP Pangkalan Bun, Agung Darmawan, menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Ia menyebut kejadian itu sebagai musibah yang tidak diharapkan oleh pihak mana pun.
“Sebelumnya kami mohon maaf atas kejadian ini. Ini merupakan musibah dan tentunya dari pihak kami juga tidak menghendaki hal tersebut terjadi,” kata Agung.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban, pihaknya juga memberikan tali asih. Bantuan tersebut berasal dari inisiatif para pegawai ULP dan UP3 Pangkalan Bun karena perusahaan tidak memiliki anggaran khusus untuk pemberian bantuan tersebut.
“Jadi, kami memberikan tali asih dari rekan-rekan di kantor, sebab di perusahaan memang tidak dianggarkan,” ujarnya.
Agung juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada PLN apabila menemukan kabel listrik yang kendur, menjuntai, atau berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Jika ada masyarakat yang melihat kabel listrik kendur atau berpotensi membahayakan, segera laporkan melalui nomor telepon atau layanan PLN. Kami akan segera menindaklanjuti dan melakukan perbaikan,” pungkas Agung. (R)







