LINTAS KALIMANTAN | KUALA KAPUAS – Kasihumas Polres Kapuas, AKP Suroto, S.H., M.M., mengedukasi para pelajar di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, tentang bahaya judi daring (online) dan berbagai modus penipuan digital. Langkah preventif ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda agar lebih bijak menggunakan internet serta terhindar dari kejahatan di ruang digital.
Dalam sosialisasi tersebut, AKP Suroto memberikan pemahaman mengenai dampak negatif judi online yang tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga dapat berdampak terhadap kehidupan pribadi dan keluarga. Para pelajar juga diingatkan agar mewaspadai berbagai modus penipuan, mulai dari tawaran hadiah palsu, tautan mencurigakan, akun media sosial palsu, hingga permintaan data pribadi dan kode rahasia.
Kasihumas Polres Kapuas AKP Suroto menegaskan, edukasi sejak dini menjadi salah satu langkah penting untuk membekali pelajar dengan pengetahuan dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan digital.
“Anak-anak harus memahami bahwa internet tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga memiliki risiko apabila digunakan tanpa kehati-hatian. Jangan mudah percaya terhadap tawaran hadiah, keuntungan besar, atau ajakan bermain judi online. Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan, jangan langsung mengeklik tautan atau memberikan data pribadi kepada orang lain,” tegasnya.
Ia mengimbau para pelajar agar memanfaatkan teknologi untuk kegiatan positif, seperti menunjang pembelajaran, mengembangkan kreativitas, dan mencari informasi yang bermanfaat. Menurutnya, kewaspadaan serta kemampuan mengenali modus kejahatan digital perlu ditanamkan agar para siswa tidak mudah menjadi korban.
AKP Suroto juga meminta para pelajar untuk tidak ragu melaporkan atau menceritakan kepada orang tua, guru, maupun pihak kepolisian apabila menemukan indikasi penipuan online atau aktivitas judi daring di lingkungan mereka.
“Generasi muda adalah aset masa depan bangsa. Kami ingin adik-adik pelajar menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan bijak bermedia digital. Jangan sampai masa depan rusak karena tergiur judi online atau menjadi korban penipuan. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan digital yang aman dan sehat,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kapuas berharap para pelajar tidak hanya mampu melindungi diri dari ancaman kejahatan digital, tetapi juga menjadi pelopor dalam menyebarkan edukasi dan informasi positif kepada teman sebaya serta lingkungan sekitarnya.
AKP Suroto menegaskan, edukasi dan pembinaan masyarakat merupakan bagian dari langkah preventif Polres Kapuas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kalangan generasi muda.
Dengan meningkatkan literasi digital sejak dini, diharapkan para pelajar dapat memanfaatkan perkembangan teknologi secara bertanggung jawab sekaligus terhindar dari jerat judi online dan berbagai bentuk penipuan di dunia maya.(*/rls/hms/red)







