LINTAS KALIMANTAN | New York – Timnas Spanyol menunjukkan mental juara dengan mengalahkan Argentina 1-0 lewat gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu dalam pertandingan yang digelar di Stadion New York, Amerika Serikat, Senin (20/6/2026).
Sejak awal babak kedua, La Roja langsung mengambil alih permainan dan terus menekan pertahanan Argentina. Baru satu menit setelah jeda, Alejandro Baena hampir memecah kebuntuan setelah memanfaatkan kesalahan umpan Leandro Paredes. Namun, peluang tersebut masih mampu digagalkan kiper Emiliano Martinez.
Tekanan Spanyol terus berlanjut. Pada menit ke-55, Argentina nyaris kebobolan sebelum Nicolas Otamendi melakukan tekel krusial untuk menghentikan kombinasi serangan Fabian Ruiz dan Mikel Oyarzabal.
Semenit berselang, Gonzalo Montiel tampil sigap menyapu bola tepat di depan gawang setelah Dani Olmo mengirimkan umpan berbahaya yang mengarah kepada Marc Cucurella.
Peluang terbaik Spanyol pada waktu normal hadir pada menit ke-67. Lamine Yamal sukses melewati dua pemain bertahan Argentina sebelum mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti. Namun, rapatnya lini belakang Albiceleste serta aksi gemilang Emiliano Martinez kembali menggagalkan upaya La Roja.
Pada babak pertama, Spanyol juga tampil lebih dominan. Peluang emas tercipta pada menit kelima ketika Lamine Yamal hampir membawa La Roja unggul, tetapi usahanya berhasil digagalkan Lisandro Martinez dan Emiliano Martinez. Argentina sempat mengancam melalui kerja sama Lionel Messi dan Nico Gonzalez, namun peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum. Argentina juga harus kehilangan Lisandro Martinez yang mengalami cedera dan digantikan Nicolas Otamendi.
Kebuntuan akhirnya pecah pada babak perpanjangan waktu. Ferran Torres, yang masuk sebagai pemain pengganti, sukses memanfaatkan peluang untuk mencetak gol semata wayang sekaligus memastikan kemenangan 1-0 bagi Spanyol.
Hasil tersebut menjadi ganjaran atas penampilan dominan La Roja yang menguasai jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir, sementara Argentina harus mengakui keunggulan lawannya setelah gagal meredam tekanan sepanjang laga.(*/rls/sgn/red)
Dilansir dari Bola Time







