PALANGKA RAYA – Persiapan menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Remaja dan Junior Angkat Besi 2026 terus dimatangkan oleh Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Kota Palangka Raya. Menjelang ajang yang akan digelar di Semarang pada 23 Juli 2026, pelatih dan wasit nasional memberikan optimisme terhadap peluang atlet daerah untuk bersaing di tingkat nasional.
Pelatih PABSI Kota Palangka Raya, Al Gani, mengungkapkan hasil evaluasi melalui progress test menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hampir seluruh atlet mengalami peningkatan angkatan, menandakan program pembinaan dan latihan yang dijalankan selama ini berjalan sesuai harapan.
“Dari hasil progres yang kami lakukan, hampir seluruh atlet mengalami peningkatan kemampuan. Ini menjadi indikator positif bagi kesiapan atlet menghadapi Kejurnas,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, PABSI Palangka Raya menyiapkan empat atlet terbaik untuk berlaga di Kejurnas, terdiri dari dua atlet kategori remaja dan dua atlet kategori junior. Menurut Al Gani, para atlet yang diproyeksikan tampil merupakan atlet yang telah memiliki pengalaman bertanding di level nasional sehingga dinilai memiliki mental dan jam terbang yang cukup baik.
Meski masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana latihan, pihaknya tetap optimistis atlet mampu menunjukkan performa terbaik. Waktu sekitar satu setengah bulan yang tersisa akan dimanfaatkan untuk mematangkan program latihan serta menjaga kondisi fisik atlet menjelang keberangkatan.
“Secara umum atlet sudah siap. Fokus kami sekarang adalah memaksimalkan latihan dan menjaga kondisi hingga hari pertandingan,” katanya.
Sementara itu, wasit nasional angkat besi asal Kalimantan Tengah, Ahmad Nur Rijal, turut mengapresiasi perkembangan yang ditunjukkan para atlet selama pelaksanaan progress test. Menurutnya, peningkatan kemampuan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di tingkat nasional.
“Secara umum hasil progres yang ditunjukkan atlet sudah cukup baik. Tinggal bagaimana persiapan ke depan terus dimaksimalkan oleh pelatih dan atlet menjelang kompetisi,” ujarnya.
Rijal, yang telah bertugas sebagai wasit angkat besi nasional sejak 2017 dan beberapa kali mewakili Kalimantan Tengah dalam berbagai kejuaraan nasional termasuk ajang Pekan Olahraga Nasional, berharap para atlet dapat menampilkan performa terbaik dan membawa pulang prestasi bagi daerah.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara latihan dan pemulihan. Menurutnya, istirahat yang cukup merupakan faktor penting dalam menunjang performa atlet saat bertanding.
“Latihan memang penting, tetapi atlet juga harus memperhatikan waktu istirahat. Kondisi tubuh yang prima akan sangat berpengaruh terhadap hasil angkatan saat pertandingan,” tegasnya.
Baik pelatih maupun wasit nasional tersebut sepakat bahwa dengan persiapan yang matang, pengalaman bertanding yang dimiliki atlet, serta disiplin dalam menjalani program latihan dan pemulihan, kontingen Palangka Raya memiliki peluang untuk meraih hasil membanggakan pada Kejurnas Remaja dan Junior 2026 di Semarang. Mereka berharap para atlet mampu tampil maksimal dan membawa pulang medali untuk mengharumkan nama Kalimantan Tengah di kancah nasional.(*/rls/sgn/red)







