Residivis Penipu Gas Elpiji Diciduk Unit Reskrim Polsek Pahandut di Palangka Raya, 14 Warga Jadi Korban

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN || PALANGKA RAYA — Pelarian pria berinisial AJ (32) akhirnya terhenti. Warga Kecamatan Jekan Raya itu diringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Pahandut setelah diduga kuat melakukan serangkaian aksi penipuan dengan modus menyamar sebagai petugas pangkalan gas elpiji di wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto, STK, SIK, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan tersangka kini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Benar, pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik,” kata Iyudi saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).

Modus Tawarkan Gas Murah

Aksi penipuan yang dilakukan AJ terbilang rapi dan meyakinkan. Berdasarkan kronologi, salah satu korban tertipu pada Sabtu (28/2/2026). Saat itu pelaku mendatangi warung milik korban di Kelurahan Langkai dan menawarkan tabung gas elpiji 3 kilogram dengan harga di bawah pasaran.

Untuk menambah kepercayaan, AJ bahkan mengajak korban mendatangi salah satu pangkalan elpiji resmi. Di lokasi tersebut, pelaku berakting seolah-olah bagian dari manajemen pangkalan.

Baca Juga :  Sambut Hari Natal 2025, Polda Kalteng Gelar Bakti Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat

“Setelah korban percaya, pelaku meminta uang tunai sebesar Rp1.500.000 untuk pembelian 20 tabung gas. Korban diminta pulang dan dijanjikan barang akan diantar,” ujar Iyudi.

Namun, tabung gas yang dijanjikan tak pernah datang. Kecurigaan korban semakin kuat setelah melakukan konfirmasi ke pihak pangkalan dan mendapat jawaban bahwa mereka tidak mengenal pelaku.

Terungkap dari Media Sosial

Kasus ini mulai mencuat setelah korban mengunggah pengalamannya ke media sosial. Unggahan tersebut memicu respons berantai; satu per satu warga lain mengaku pernah mengalami penipuan dengan modus serupa.

Dari hasil pendataan sementara, penyidik Polsek Pahandut mencatat sedikitnya 14 orang telah menjadi korban AJ sepanjang 2025 hingga awal 2026.

“Total kerugian korban mencapai Rp11.815.000,” ungkap Iyudi.

Polisi menduga jumlah korban masih berpotensi bertambah seiring proses penyelidikan yang terus berjalan.

Residivis dan Uang Dipakai Judi Online

Dalam pemeriksaan awal, terungkap AJ bukan pemain baru. Ia diketahui merupakan residivis yang sudah beberapa kali berurusan dengan hukum.

Motif pelaku pun terungkap. Uang hasil menipu warga digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi serta bermain judi online.

Baca Juga :  Minimalisir Balapan Liar, Polresta Palangka Raya Selenggarakan Patroli Harkamtibmas

“Pelaku mengakui hasil kejahatan dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan judi online,” kata Iyudi.

Polisi Amankan Barang Bukti

Saat penangkapan di sebuah rumah kos di kawasan Bukit Raya, Kecamatan Jekan Raya, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan pelaku saat beraksi, yakni:

4 unit tabung gas elpiji 3 kg warna hijau

1 unit sepeda motor Honda Scoopy merah muda (KH 6107 ACU)

1 unit ponsel Redmi Note 60 warna Voyage Blue

Helm dan pakaian yang digunakan pelaku saat terekam CCTV

Imbauan Polisi

Atas perbuatannya, AJ kini dijerat Pasal 492 KUHP tentang tindak pidana penipuan. Penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya lokasi kejadian lain maupun korban tambahan.

Polsek Pahandut mengimbau masyarakat Kota Palangka Raya yang merasa pernah menjadi korban dengan modus serupa agar segera melapor.

“Kami membuka ruang bagi masyarakat yang merasa dirugikan untuk segera membuat laporan resmi, karena kemungkinan korban masih bertambah,” tegas Iyudi. (*/rls/hms/red)

Berita Terkait

Raja Durian Borneo Hadirkan Papaken Asal Gunung Mas, Harga Terjangkau Jadi Daya Tarik Pengunjung
Kasus Dugaan Perambahan HPK di Sukamara Masuk Penyidikan, Keberadaan Dua Alat Berat Dipertanyakan
Gubernur Agustiar Sabran Dan Kapolda Hadiri Panen Raya di Kapuas, Tegaskan Komitmen Kalteng Jadi Lumbung Pangan Nasional
PT SMM Gelar Sunatan Massal untuk 42 Anak di Ring I, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Mumpung Obral! Nikmati Durian Premium di Raja Durian Borneo dengan Harga Spesial
Retakan Drainase Kebun Dinas Jabiren Jadi Sorotan, Dinas TPHP: Masih Dalam Masa Pemeliharaan Proyek
Momentum Hari Bhayangkara ke-80, Agustan Saining Tegaskan Pentingnya Sinergi Polri dalam Menjaga Hutan Kalimantan Tengah
Gubernur Agustiar Sabran Hadiri Upacara Hari Bhayangkara Ke-80, Tegaskan Pentingnya Sinergi Jaga Stabilitas Kalteng

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:20 WIB

Raja Durian Borneo Hadirkan Papaken Asal Gunung Mas, Harga Terjangkau Jadi Daya Tarik Pengunjung

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:35 WIB

Kasus Dugaan Perambahan HPK di Sukamara Masuk Penyidikan, Keberadaan Dua Alat Berat Dipertanyakan

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:02 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Dan Kapolda Hadiri Panen Raya di Kapuas, Tegaskan Komitmen Kalteng Jadi Lumbung Pangan Nasional

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:58 WIB

PT SMM Gelar Sunatan Massal untuk 42 Anak di Ring I, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:23 WIB

Mumpung Obral! Nikmati Durian Premium di Raja Durian Borneo dengan Harga Spesial

Berita Terbaru

LINTAS KRIMINAL

Subuh Berdarah di Kapuas, Ayah Tewas Diduga Dibacok Anak Kandung

Sabtu, 11 Jul 2026 - 15:57 WIB

You cannot copy content of this page