Bau Masalah di Balik Cetak Sawah? Tanah Warga Digarap untuk Jalan, Tim Fasilitator Akan Turun Tangan

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 40;

remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 40;

LINTASKALIMANTAN.CO | Program cetak sawah yang digadang-gadang sebagai solusi ketahanan pangan kini justru memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Seorang warga Daradjat Riyo Praptomo (66) mengaku tanah miliknya yang berada di Dusun Bangdep Desa Bintang Ninggi I, Kecamatan Teweh Selatan Kabupaten Barito Utara (Kalteng) digarap untuk jalan cetak sawah tanpa pemberitahuan. Lahan produktif yang sebelumnya ditanami karet dan beberapa pohon sawit disebut ikut terdampak.

Sorotan pun mengarah pada pelaksanaan program Nasional cetak sawah Presiden Republik Indonesia Bapak H. Prabowo Subianto di lapangan apakah sudah berjalan sesuai prosedur, atau justru ada tahapan yang “dilangkahi”?

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Jumran Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara akhirnya buka suara dan memastikan akan turun langsung ke lapangan pada minggu depan.

“Kami akan cek langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya bersama tim fasilitator yang terdiri dari unsur Kejari Barito Utara, unsur Kodim 1013/Mtw, “tegas Jumran saat dikonfirmasi media siber Lintaskalimantan.co Kamis (09/04/26) diruang kerjanya.

Baca Juga :  Kalteng Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Agustan Saining Tekankan Deteksi Dini dan Respons Cepat


Ia menegaskan bahwa program cetak sawah sejatinya bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, bukan justru menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

“Kami tidak ingin program ini merugikan warga. Jika memang ada lahan masyarakat yang terdampak, bahkan kepada tim pelaksana dari Pusat dan Provinsi bahkan kontrak pelaksana susah kita ingatkan agar melakukan sosialisasi sebelum melakukan kegiatan pengarapan cetak sawah,” ungkap Kabid PSP.

Lebih lanjut, pihaknya juga membuka ruang dialog dengan warga yang merasa dirugikan agar persoalan ini untum dapat diselesaikan secara baik dan transparan.

Pemerintah Daerah khusunya Kabupaten Barito Utara kini didesak tidak tinggal diam. Masyarakat menuntut transparansi serta kejelasan: apakah penggarapan tersebut sudah melalui prosedur yang sah, atau justru dilakukan secara sepihak?

Baca Juga :  Perkuat Kinerja dan Pelayanan Publik, Polres Barito Utara Gelar Sertijab Kasat Resnarkoba dan Kasat Lantas

Dalam mekanisme program cetak sawah program Nasional ini, terdapat prosedur yang seharusnya tidak bisa diabaikan—mulai dari persetujuan pemilik lahan, kejelasan status tanah, hingga aspek legalitas penggunaan lahan. Jika benar ada aktivitas tanpa izin, maka potensi pelanggaran bukan sekadar administratif tetapi juga hukum positif.

Kini, perhatian publik tertuju pada langkah Pemerintah Daerah. Apakah hasil cek lapangan nanti akan dibuka secara transparan? Atau justru polemik ini akan berakhir tanpa kejelasan?

Senin mendatang menjadi titik krusial. Di sanalah akan terlihat, apakah program ini benar untuk rakyat—atau justru menyisakan persoalan baru bagi masyarakat atau ada pelanggaran yang harus diusut?. (*/rls/anung/red)

“. .. Bersambung?!

Berita Terkait

Fairid Naparin Pastikan Pasokan BBM Ditambah, Pemkot Palangka Raya Dorong SPBU Beroperasi hingga Dini Hari
Gubernur Agustiar Sabran Usul Legalisasi Pengecer BBM Saat Krisis Antrean SPBU di Palangka Raya
Antrean BBM Mengular di Palangka Raya, Warga Keluhkan Sulitnya Mendapat Pertalite dan Solar, Eceran Pinggir Jalan Langka
Kapolda Kalteng Dukung Film Kolosal “DAYAK”, Siap Kawal Produksi Hingga Angkat Budaya Bumi Tambun Bungai ke Pentas Nasional
Kalteng Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Agustan Saining Tekankan Deteksi Dini dan Respons Cepat
Penguatan Layanan Aduan Publik, Plt Kadiskominfosantik Kalteng Rangga Lesmana Tekankan Respons Cepat dan Terintegrasi
Agustan Saining Genjot Pengembangan Mangrove di Pesisir Kalteng, Dorong Kolaborasi Masyarakat dan Nilai Ekonomi Hijau
Pemprov Kalteng Salurkan KHBS Tahap I di Palangka Raya, Bantuan Disambut Warga namun Akurasi Data Jadi Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:20 WIB

Fairid Naparin Pastikan Pasokan BBM Ditambah, Pemkot Palangka Raya Dorong SPBU Beroperasi hingga Dini Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:43 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Usul Legalisasi Pengecer BBM Saat Krisis Antrean SPBU di Palangka Raya

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:00 WIB

Antrean BBM Mengular di Palangka Raya, Warga Keluhkan Sulitnya Mendapat Pertalite dan Solar, Eceran Pinggir Jalan Langka

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:17 WIB

Kapolda Kalteng Dukung Film Kolosal “DAYAK”, Siap Kawal Produksi Hingga Angkat Budaya Bumi Tambun Bungai ke Pentas Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:19 WIB

Kalteng Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Agustan Saining Tekankan Deteksi Dini dan Respons Cepat

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page