Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir

- Jurnalis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Unjuk rasa jilid IV terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang digelar aliansi mahasiswa bersama masyarakat di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Jalan RTA Milono, Palangka Raya, Jumat (23/10/2026), berujung ricuh.

Situasi memanas setelah massa aksi tidak berhasil menemui Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran. Kekecewaan tersebut disampaikan peserta aksi yang menilai pemerintah daerah perlu hadir secara langsung untuk mendengarkan aspirasi masyarakat terkait penanganan karhutla dan dampak kabut asap.

Sekretaris lapangan aksi, Yuyun Sanjaya, melontarkan kritik keras atas ketidakhadiran gubernur di lokasi unjuk rasa.

“Itu sangat pengecut. Ketika gubernur tidak menemui kami di sini, artinya ada ketakutan bahwa ketidakbecusan itu dinilai oleh masyarakat,” kata Yuyun di lokasi aksi.

Ia juga mendesak kepala daerah agar menunjukkan tanggung jawab dalam merespons persoalan yang dihadapi masyarakat.

Baca Juga :  Perwakilan Penambang dan Pengepul Emas Kalteng Bertemu Gubernur, Bahas Penataan Wilayah Pertambangan Rakyat

“Jika tidak ingin bertemu dengan masyarakat, lebih baik turun saja dari jabatannya,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut, aliansi menyampaikan sembilan poin tuntutan. Di antaranya, evaluasi menyeluruh terhadap mitigasi bencana karhutla yang dilakukan pemerintah daerah serta desakan agar Pemerintah Provinsi Kalteng menyatakan ketidakmampuannya menangani bencana tersebut sehingga status penanganannya dapat ditingkatkan menjadi bencana nasional.

Massa juga menuntut perlindungan terhadap hak masyarakat adat dalam menjalankan tradisi berladang agar tidak terus-menerus disalahkan dalam persoalan kebakaran hutan dan lahan.

Selain itu, mereka menyoroti dampak krisis yang dirasakan masyarakat, mulai dari antrean panjang dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), keterbatasan air bersih, pemadaman listrik, hingga melemahnya aktivitas ekonomi lokal.

Ketegangan dalam aksi turut diwarnai bentrokan fisik di sekitar gerbang Kantor Gubernur. Massa juga menyinggung adanya gesekan dengan kelompok yang disebut sebagai pendukung pemerintah, serta narasi negatif di media sosial yang dinilai menyudutkan gerakan mahasiswa.

Baca Juga :  Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah di Pangkalan Bun

Menanggapi anggapan bahwa aksi mereka tidak beretika, Yuyun mempertanyakan kepedulian terhadap dampak kabut asap yang dirasakan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia, bayi, dan anak-anak.

“Bagaimana mungkin asap yang begitu pekat ini dibiarkan dihirup oleh orang tua dan bayi baru lahir yang tidak berdaya? Adab mana yang jadi pertimbangan?” ujarnya.

Aksi tersebut kembali menyoroti tuntutan masyarakat agar penanganan karhutla di Kalimantan Tengah dilakukan secara serius, terukur, dan disertai langkah nyata untuk melindungi kesehatan serta kehidupan warga.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dari pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengenai ketidakhadiran gubernur maupun tanggapan atas tuntutan yang disampaikan massa. Penyebab dan kronologi lengkap bentrokan juga masih memerlukan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.(*/rls/red)

 

Berita Terkait

Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan
Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau
Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah
Maksimalkan Pengerjaan Drainase Sasaran TMMD, Alat Berat Dikerahkan
Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel
Sugie: Karhutla Tanggung Jawab Bersama, HKT Ajak Semua Pihak Bergerak 
Aliansi Dayak Bersatu Desak Penanganan Karhutla Kalteng Lebih Serius, Soroti Transparansi Anggaran
Pemkab Kotabaru Sosialisasikan Permen PUPR No 1 Tahun 2023, Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan Jasa Konstruksi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Maksimalkan Pengerjaan Drainase Sasaran TMMD, Alat Berat Dikerahkan

Berita Terbaru

LINTAS POLRI

Kapolres Kobar Dampingi Penyerahan Bayi Beruang Madu ke BKSDA

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:21 WIB

You cannot copy content of this page