LINTAS KALIMANTAN | Kuala Kurun — Memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78 Tahun 2026, Polwan Polres Gunung Mas hadir langsung di tengah siswa Sekolah Rakyat Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Rabu (26/8/2026).
Lewat program Polwan Goes to School, para Polwan memberikan edukasi tentang pentingnya melindungi diri dari kekerasan terhadap anak, mencegah bullying, hingga menggunakan media sosial secara bijak.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu berlangsung dalam suasana komunikatif. Para siswa diajak mengenali berbagai bentuk kekerasan dan memahami langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi yang membuat mereka merasa tidak aman.
Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah pencegahan kekerasan seksual terhadap anak. Polwan mengingatkan siswa agar mampu mengenali perilaku yang tidak pantas serta berani mengatakan tidak dan melapor kepada orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami atau mengetahui tindakan kekerasan.
Edukasi kemudian berlanjut pada persoalan bullying. Para siswa diajak memahami bahwa perundungan bukan sekadar candaan, tetapi dapat berdampak terhadap kondisi psikologis dan kehidupan sosial korban. Karena itu, membangun pertemanan yang saling menghormati menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman.
Tak kalah penting, Polwan juga membekali siswa dengan pemahaman mengenai penggunaan media sosial. Mereka diingatkan untuk berhati-hati sebelum membuat maupun membagikan konten, sekaligus mengenali risiko cyberbullying, hoaks, dan berbagai bentuk kejahatan siber.
Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., menegaskan bahwa edukasi kepada anak merupakan bagian dari upaya kepolisian mengedepankan pencegahan.
“Kami ingin anak-anak memiliki pengetahuan yang cukup untuk melindungi diri, berani mengatakan tidak terhadap kekerasan, dan bijak ketika menggunakan media sosial,” ujar AKBP Arum Sari Puspita Dewi.
Menurutnya, sekolah memiliki posisi penting dalam membentuk karakter sekaligus pola interaksi anak. Karena itu, komunikasi antara kepolisian, pihak sekolah, siswa, dan lingkungan sekitar perlu terus diperkuat.
Menariknya, kegiatan tidak berhenti pada penyampaian materi. Polwan membuka sesi tanya jawab sehingga siswa memiliki ruang untuk menyampaikan pertanyaan dan mendapatkan penjelasan secara langsung.
Pendekatan humanis tersebut membuat interaksi antara Polwan dan para siswa berlangsung lebih dekat. Pesan mengenai perlindungan diri, pergaulan sehat, serta keamanan digital pun disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama Polwan dan siswa Sekolah Rakyat. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Momentum Hari Jadi Polwan ke-78 Tahun 2026 menjadi kesempatan bagi Polwan Polres Gunung Mas untuk memperkuat peran perempuan polisi bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai sosok edukatif yang hadir di tengah generasi muda.
Melalui kegiatan Polwan Goes to School, Polres Gunung Mas berharap komunikasi positif antara polisi dan anak-anak semakin terbangun. Sinergi dengan sekolah dan masyarakat juga diharapkan terus berkembang demi menciptakan generasi muda yang berkarakter, memahami hukum, berani melindungi diri, serta bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi. (sp)







