LINTAS KALIMANTAN | Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus meningkatkan fungsi sistem drainase melalui kegiatan pemeliharaan saluran induk pengendali banjir di Jalan Maid Badir, Kecamatan Arut Selatan, Senin (13/7). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga kelancaran aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan di kawasan permukiman saat musim hujan.
Pemeliharaan dilaksanakan oleh Satuan Tugas (Satgas) Bidang Sumber Daya Air (SDA) pada saluran induk sepanjang 13 meter dengan lebar lima meter. Pekerjaan meliputi pembersihan sedimen, pengangkatan material yang menghambat aliran air, serta perapian saluran agar kapasitas tampung tetap terjaga dan aliran air mengalir dengan lancar.
Kepala Dinas PUPR Kobar, Suryadi mengatakan, bahwa pemeliharaan saluran merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan untuk memastikan infrastruktur drainase tetap berfungsi optimal dalam mendukung pengendalian banjir.
“Pemeliharaan saluran induk ini kami laksanakan secara rutin agar aliran air tetap lancar dan tidak terhambat oleh sedimen maupun sampah. Dengan saluran yang terpelihara, diharapkan risiko genangan saat hujan dapat diminimalkan sehingga lingkungan masyarakat tetap aman dan nyaman,” ujarnya.
Menurut Suryadi, pemeliharaan berkala menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga efektivitas sistem drainase, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami genangan ketika curah hujan meningkat. Dengan saluran yang bersih dan terawat, air hujan dapat mengalir lebih lancar sehingga risiko banjir dapat ditekan.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas PUPR Kobar berkomitmen menjaga keberlangsungan fungsi drainase di berbagai wilayah. Masyarakat juga diimbau untuk ikut berperan aktif menjaga kebersihan saluran dengan tidak membuang sampah ke drainase, sehingga upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas genangan dapat tercapai melalui kolaborasi bersama. (*)







