Utamakan Pencegahan, Cak Sam Mediasi Kasus Penganiayaan yang Dialami Mahasiswi di Palangka Raya

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Cak Sam Polda Kalimantan Tengah menerima curahan hati (curhat) seorang mahasiswi berinisial Bunga (20) yang mengaku menjadi korban penganiayaan oleh pacarnya, Kumbang (22), di Kota Palangka Raya, Jumat (19/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bunga menceritakan bahwa dirinya mengalami kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh sang pacar setelah menolak ajakan berhubungan seksual. Peristiwa itu terjadi di tempat tinggal korban usai pelaku pulang bekerja pada dini hari.

Mendengar pengaduan tersebut, Cak Sam memberikan perhatian serius dan menyarankan agar kasus tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku guna mencegah terulangnya tindak kekerasan serupa di kemudian hari.

Baca Juga :  Panen Jagung Hibrida Polres Gunung Mas Capai 4 Ton, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan di Kalimantan Tengah

Namun, korban memilih penyelesaian secara mediasi. Atas permintaan korban, dilakukan kesepakatan damai yang dituangkan dalam surat perjanjian. Selain itu, korban meminta kompensasi sebesar Rp5 juta sebagai bagian dari penyelesaian yang disepakati kedua belah pihak.

Pada kesempatan itu, Cak Sam juga memberikan pembinaan dan nasihat kepada Kumbang agar tidak mengulangi perbuatannya. Ia menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan dalam hubungan merupakan tindakan yang melanggar hukum dan dapat berujung pada proses pidana.

Baca Juga :  Hadiri Pelepasan Siswa, Polsek Pahandut Dukung Pembinaan Generasi Muda Berkarakter

Tidak hanya itu, Cak Sam turut mengingatkan keduanya untuk menjalani hubungan secara sehat dan menghindari perilaku yang bertentangan dengan norma sosial maupun hukum. Ia menekankan pentingnya saling menghormati, menjaga keselamatan pasangan, serta menyelesaikan persoalan dengan cara yang baik tanpa kekerasan.

Melalui pendekatan humanis, mediasi, dan pembinaan yang dilakukan, Cak Sam berharap permasalahan tersebut tidak kembali terulang serta menjadi pembelajaran bagi generasi muda agar menjauhi segala bentuk kekerasan dalam hubungan asmara.(*/rls/hms/red)

 

Berita Terkait

Wakapolri Dedi Prasetyo Cek Langsung Penanganan Karhutla di Kalteng, Soroti Kekeringan Ekstrem di Lahan Gambut
Pantau Karhutla dari Udara, Kapolres Katingan Pastikan Penanganan Api Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Seremonial, Polsek Sepang Dorong Swasembada Jagung di Tumbang Empas
Sinergi Tiga Pilar, Polsek Tewah Bersama TNI dan Kecamatan Salurkan Air Bersih untuk Warga Sarerangan
Maulid Nabi 1448 H, Polres Kapuas Gelar Doa Bersama, Ustaz Solmed Ajak Teladani Akhlak Rasulullah
Kapolda Kalteng Bersama Forkopimda Sambut Kunjungan Kerja Wapres RI di Bumi Tambun Bungai
Kapolsek Sepang Hadiri Peresmian Resort GKE Mihing Manasa dan Pentahbisan Gereja Marawei Kampuri
Bhayangkari Peduli Kabut Asap, 10 Tabung Oksigen Disalurkan ke Dapur Oksigen Gunung Mas

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:15 WIB

Wakapolri Dedi Prasetyo Cek Langsung Penanganan Karhutla di Kalteng, Soroti Kekeringan Ekstrem di Lahan Gambut

Jumat, 11 September 2026 - 15:12 WIB

Pantau Karhutla dari Udara, Kapolres Katingan Pastikan Penanganan Api Tepat Sasaran

Jumat, 11 September 2026 - 14:06 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Polsek Sepang Dorong Swasembada Jagung di Tumbang Empas

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

Sinergi Tiga Pilar, Polsek Tewah Bersama TNI dan Kecamatan Salurkan Air Bersih untuk Warga Sarerangan

Kamis, 10 September 2026 - 20:33 WIB

Maulid Nabi 1448 H, Polres Kapuas Gelar Doa Bersama, Ustaz Solmed Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page