Kenal di TikTok Berujung Diperas Usai VCS, Mahasiswa di Palangka Raya Menangis Minta Tolong ke Cak Sam

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Imbauan agar tidak melakukan video call sex (VCS) dengan orang yang baru dikenal di media sosial kembali terbukti relevan. Seorang mahasiswa berusia 20 tahun yang juga bekerja sebagai barista di Kota Palangka Raya menjadi korban dugaan pemerasan bermodus love scamming setelah berkenalan dengan seseorang melalui TikTok.

Korban yang meminta identitasnya disamarkan sebagai Kumbang menghubungi Cak Sam dalam kondisi panik dan menangis melalui sambungan virtual. Ia mengaku sempat diajak melakukan VCS oleh seseorang yang baru dikenalnya di TikTok. Percakapan tersebut ternyata direkam, lalu pelaku mengancam akan menyebarkan video yang menampilkan wajah korban apabila tidak mengirimkan sejumlah uang.

Dalam curhatnya kepada Cak Sam, korban mengaku telah mentransfer Rp200 ribu dari permintaan awal Rp400 ribu karena takut video tersebut disebarkan kepada para pengikut TikTok dan teman-temannya.

Baca Juga :  Polres Gunung Mas Gelar Polidik di SMK Negeri 1 Kuala Kurun, Dorong Pendidikan Aman dan Berkualitas

“Privasi saya, harga diri saya, Cak. Saya malu dan takut video itu dikirim ke followers TikTok saya,” ungkap korban.

Mendengar pengakuan tersebut, Cak Sam kembali mengingatkan masyarakat agar tidak pernah melakukan VCS dengan siapa pun, terutama dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial.

“Jangan video call sex dengan siapa pun, apalagi dengan orang yang baru dikenal di media sosial. VCS sangat mudah direkam menggunakan screen recorder dan kemudian dijadikan alat untuk mengancam serta memeras korban,” tegas Cak Sam.

Menurut Cak Sam, peringatan mengenai modus kejahatan ini sudah berkali-kali ia sampaikan, baik melalui media sosial maupun saat memberikan edukasi di sekolah dan kampus. Namun, korban masih terus berjatuhan dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga pejabat.

Baca Juga :  Kenal Pamit Kapolsek Sabangau Berlangsung Hangat, Perkuat Kolaborasi untuk Kamtibmas 

Cak Sam sempat menyarankan agar korban membuat laporan resmi ke Polda Kalimantan Tengah agar pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku. Namun korban memilih tidak melapor karena merasa malu dan khawatir persoalan tersebut semakin meluas.

Meski demikian, Cak Sam kemudian berinisiatif menghubungi pelaku dan memberikan peringatan keras bahwa menyebarkan konten bermuatan pornografi serta melakukan pemerasan merupakan tindak pidana yang dapat berujung hukuman penjara.

Setelah mendapat peringatan tersebut, pelaku akhirnya mengurungkan niatnya untuk menyebarkan video korban dan tidak lagi meminta uang.

Melalui kejadian ini, Cak Sam kembali mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkenalan di media sosial. Jangan mudah percaya kepada orang yang baru dikenal, jangan memenuhi ajakan VCS, dan segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila menjadi korban pemerasan atau ancaman serupa. (*/rls/sgn/red)

Berita Terkait

Kapolda Kalteng Sambangi Pangkalan Ojek Pasar Kahayan, Serap Aspirasi Warga Demi Kamtibmas Kondusif
Operasi Patuh Telabang 2026, Satlantas Polres Gunung Mas Tempelkan Stiker Imbauan Keselamatan kepada Pengguna Jalan
PEDULI KESELAMATAN, DIRLANTAS POLDA KALTENG BAGIKAN SEJUMLAH HELM KEPADA PENGGUNA JALAN
Polisi Peduli Kamseltibcarlantas, Kapolresta Palangka Raya Terjun ke Lapangan
Dukung Program Prioritas Kapolri, Kapolresta Palangka Raya Pimpin Atur Arus Lalin di Area Padat Pengendara 
Kapolres Gunung Mas Pimpin Sertijab Delapan Pejabat, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan
Kapolres Gunung Mas Sambangi SMA Negeri 1 Kurun, Perkuat Pembinaan dan Edukasi Pelajar
Pimpin Apel Pagi, Kabagops Polresta Palangka Raya Tegaskan Hindari Segala Bentuk Pelanggaran

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:22 WIB

Kapolda Kalteng Sambangi Pangkalan Ojek Pasar Kahayan, Serap Aspirasi Warga Demi Kamtibmas Kondusif

Senin, 2 November 2026 - 16:07 WIB

Operasi Patuh Telabang 2026, Satlantas Polres Gunung Mas Tempelkan Stiker Imbauan Keselamatan kepada Pengguna Jalan

Senin, 2 November 2026 - 15:35 WIB

PEDULI KESELAMATAN, DIRLANTAS POLDA KALTENG BAGIKAN SEJUMLAH HELM KEPADA PENGGUNA JALAN

Senin, 2 November 2026 - 12:57 WIB

Polisi Peduli Kamseltibcarlantas, Kapolresta Palangka Raya Terjun ke Lapangan

Senin, 2 November 2026 - 11:10 WIB

Kapolres Gunung Mas Pimpin Sertijab Delapan Pejabat, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan

Berita Terbaru