LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Curahan hati seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kota Palangka Raya mendapat perhatian dari Cak Sam Polda Kalteng. Sang ibu mengaku sudah tidak sanggup menghadapi perilaku putranya yang masih duduk di bangku kelas VI SD dan kerap melawan orang tua, merokok, berkata-kata kasar, serta sering pulang larut malam, Kamis (6/8/2026).
Merespons keluhan tersebut, Cak Sam mengundang ibu beserta anaknya untuk bertemu secara langsung. Dalam pertemuan itu, Cak Sam memberikan pembinaan secara humanis dan penuh kesabaran, dengan pendekatan dari hati ke hati.
Melalui nasihat yang disampaikan berdasarkan nilai-nilai agama, akhlak, serta pemahaman tentang sebab dan akibat dari setiap perbuatan, Cak Sam mengajak anak tersebut untuk menyadari pentingnya menghormati orang tua, menjauhi perilaku negatif, dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Meski masih berusia 12 tahun, anak tersebut diketahui memiliki prestasi akademik yang baik di sekolah. Kondisi itu menjadi perhatian Cak Sam agar potensi yang dimilikinya tidak hilang akibat pergaulan yang kurang baik.
Usai mendapatkan pembinaan, anak tersebut menyampaikan penyesalannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang selama ini membuat kedua orang tuanya kecewa. Ia juga berkomitmen menjadi anak yang saleh, menghormati orang tua, serta terus belajar demi meraih cita-cita dan membanggakan keluarganya.
Pendekatan persuasif yang dilakukan Cak Sam menjadi bukti bahwa pembinaan dengan sentuhan kemanusiaan dan nilai-nilai moral dapat menjadi solusi dalam membantu anak-anak kembali ke jalan yang positif, sekaligus memperkuat keharmonisan hubungan dalam keluarga.(*/rls/sgn/red)







