Resahkan Warga, Pencuri Spesialis Barang Elektronik di Kotim Dibekuk Polisi — Sudah Beraksi di 14 Lokasi

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotawaringin Timur – Aksi pencurian yang kerap meresahkan warga akhirnya terungkap. Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kotawaringin Timur berhasil meringkus seorang pria berinisial OS (33), warga Kabupaten Seruyan, yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian barang elektronik di sejumlah lokasi di wilayah Kotim.

Penangkapan dilakukan pada Selasa (14/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB di wilayah Kecamatan Ketapang, setelah petugas menerima laporan dari korban yang mendapati kamar kosnya dalam keadaan berantakan dan sejumlah barang berharga telah raib.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Rezky Maulana Zulkarnain,S.H,S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Iyudi Hartanto,S.H mengatakan, dari hasil penyelidikan diketahui pelaku masuk ke dalam kos korban dengan cara mencongkel jendela depan yang terkunci menggunakan obeng. Barang-barang yang dicuri antara lain dua unit laptop merk Acer, satu unit handphone Realme C35, satu power bank, sebuah jam tangan, serta beberapa perlengkapan rumah tangga. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 6 juta.

Baca Juga :  "Lomba Masak Serba Ikan Kotabaru Pecahkan Kreativitas Kader PKK, Pulau Laut Utara Raih Juara Favorit"

Saat dilakukan penangkapan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:

1 unit sepeda motor Suzuki Nex warna hijau putih tanpa nomor polisi yang digunakan dalam aksi pencurian,

1 unit handphone Realme C35,

2 unit laptop merk Acer,

1 buah power bank,

1 buah helm,

1 buah tas ransel,

Baca Juga :  Polsek Sepang Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Ringankan Beban Warga

serta dua obeng yang diduga digunakan untuk mencongkel jendela.

Dari hasil pemeriksaan, OS mengakui telah melakukan aksi pencurian di 14 lokasi berbeda di wilayah Kotawaringin Timur. Namun sejauh ini, baru dua laporan polisi yang diterima terkait tindakannya.

“Pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 Ayat (1) ke-5 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,” ungkap Kasat Reskrim Iyudi.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah atau tempat kos dalam keadaan kosong, guna mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa. (*/rls/hms/red)

 

Berita Terkait

Semangat Gotong Royong Tetap Terjaga di Bangkuang, Wujud Nyata Nilai Huma Betang
Cegah Balapan Liar, Polsek Pahandut Gelar Patroli Harkamtibmas Hingga Dini Hari
BREAKING NEWS , Api Mengamuk di Permukiman Padat Gang Sari 45 Kota Palangka Raya,Sejumlah Rumah dan MTs Darul Ulum Terbakar
Agustiar Sabran Hadirkan Pasar Murah dan Cek Kesehatan Gratis di Pulang Pisau, Warga Rasakan Manfaat Langsung
Raja Durian Borneo Hadirkan Papaken Asal Gunung Mas, Harga Terjangkau Jadi Daya Tarik Pengunjung
Kasus Dugaan Perambahan HPK di Sukamara Masuk Penyidikan, Keberadaan Dua Alat Berat Dipertanyakan
Gubernur Agustiar Sabran Dan Kapolda Hadiri Panen Raya di Kapuas, Tegaskan Komitmen Kalteng Jadi Lumbung Pangan Nasional
PT SMM Gelar Sunatan Massal untuk 42 Anak di Ring I, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:47 WIB

Semangat Gotong Royong Tetap Terjaga di Bangkuang, Wujud Nyata Nilai Huma Betang

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:39 WIB

Cegah Balapan Liar, Polsek Pahandut Gelar Patroli Harkamtibmas Hingga Dini Hari

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:16 WIB

BREAKING NEWS , Api Mengamuk di Permukiman Padat Gang Sari 45 Kota Palangka Raya,Sejumlah Rumah dan MTs Darul Ulum Terbakar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:23 WIB

Agustiar Sabran Hadirkan Pasar Murah dan Cek Kesehatan Gratis di Pulang Pisau, Warga Rasakan Manfaat Langsung

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:20 WIB

Raja Durian Borneo Hadirkan Papaken Asal Gunung Mas, Harga Terjangkau Jadi Daya Tarik Pengunjung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page