Ritual Tiwah di Kereng Bangkirai Dimulai, Warisan Suci Dayak Kaharingan Berlangsung hingga Akhir Juli

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Ritual Tiwah umat Hindu Kaharingan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, resmi memasuki rangkaian prosesi dan akan berlangsung hingga 31 Juli 2026. Upacara adat yang menjadi warisan budaya masyarakat Dayak ini kembali digelar sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada leluhur sekaligus memperkuat nilai spiritual, gotong royong, dan kebersamaan.

Ketua Panitia Tiwah, Yepriduga, menjelaskan prosesi diawali dengan tabuh pertama pada Kamis (16/7/2026), ditandai persembahan satu ekor sapi dan dua ekor kerbau. Selanjutnya, tabuh kedua dilaksanakan pada Jumat (17/7/2026) dengan persembahan dua ekor babi dan empat ekor kerbau sebagai bagian dari tahapan ritual sesuai ketentuan adat dan ajaran Hindu Kaharingan.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Tiwah tahun ini menggunakan tujuh ekor hewan kurban, terdiri atas enam ekor kerbau dan satu ekor sapi, yang dipersembahkan pada berbagai tahapan prosesi sebagai simbol penghormatan kepada leluhur.

Baca Juga :  Sinergi DPRD dan Pemkab Pulang Pisau Dinilai Harmonis Dukung Visi “Pulang Pisau JAYA”

Pada puncak rangkaian upacara, tulang-belulang leluhur akan dipindahkan ke dalam sandung sebagai simbol penyempurnaan perjalanan roh menuju alam keabadian menurut ajaran Hindu Kaharingan. Selain itu, sejumlah ritual sakral juga digelar, seperti Belian Balaku Untung yang bertujuan memohon keselamatan, kesehatan, kesejahteraan, dan keberkahan bagi keluarga yang masih hidup.

Ritual lainnya, yakni Bepapas, dilaksanakan sebagai prosesi penyucian untuk membersihkan berbagai hal yang dianggap membawa energi negatif. Setelah seluruh rangkaian selesai, prosesi pengkahem dilakukan dengan membersihkan serta membongkar perlengkapan ritual, kemudian sapundu dipindahkan ke lokasi sandung sebagai penanda berakhirnya pelaksanaan Tiwah.

Baca Juga :  Polda Kalteng Gelar Hening Cipta Serentak di Bundaran Besar Palangka Raya Peringati Hari Pahlawan

Yepriduga menegaskan, Ritual Tiwah bukan sekadar upacara keagamaan, tetapi juga warisan adat masyarakat Dayak yang memiliki makna spiritual mendalam serta menjadi perekat kebersamaan masyarakat.

“Kami berharap pemerintah terus mendukung pelaksanaan Ritual Tiwah melalui pembinaan, pelestarian budaya, maupun dukungan fasilitas. Tiwah bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga warisan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah dan perlu terus dijaga agar tetap lestari serta dikenal oleh generasi muda maupun masyarakat luas,” ujarnya.

Ia juga menilai sinergi antara masyarakat adat, umat Hindu Kaharingan, dan pemerintah menjadi kunci agar nilai-nilai budaya, adat, serta spiritual yang terkandung dalam Ritual Tiwah tetap hidup dan menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia.(*/rls/sgn/red)

Berita Terkait

DPW APRI Kalteng Resmi Dilantik, Siap Kawal Transformasi Tambang Rakyat yang Legal dan Berkelanjutan
Lantik Linae Victoria Aden sebagai Sekda Definitif, Agustiar Sabran Minta Birokrasi Kalteng Bergerak Satu Irama
Pj Sekda Kalteng Tegaskan Komitmen Perkuat Kemandirian Fiskal saat Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
Semangat Gotong Royong Tetap Terjaga di Bangkuang, Wujud Nyata Nilai Huma Betang
Cegah Balapan Liar, Polsek Pahandut Gelar Patroli Harkamtibmas Hingga Dini Hari
BREAKING NEWS , Api Mengamuk di Permukiman Padat Gang Sari 45 Kota Palangka Raya,Sejumlah Rumah dan MTs Darul Ulum Terbakar
Agustiar Sabran Hadirkan Pasar Murah dan Cek Kesehatan Gratis di Pulang Pisau, Warga Rasakan Manfaat Langsung
Raja Durian Borneo Hadirkan Papaken Asal Gunung Mas, Harga Terjangkau Jadi Daya Tarik Pengunjung

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:00 WIB

Ritual Tiwah di Kereng Bangkirai Dimulai, Warisan Suci Dayak Kaharingan Berlangsung hingga Akhir Juli

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:34 WIB

DPW APRI Kalteng Resmi Dilantik, Siap Kawal Transformasi Tambang Rakyat yang Legal dan Berkelanjutan

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:27 WIB

Lantik Linae Victoria Aden sebagai Sekda Definitif, Agustiar Sabran Minta Birokrasi Kalteng Bergerak Satu Irama

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:29 WIB

Pj Sekda Kalteng Tegaskan Komitmen Perkuat Kemandirian Fiskal saat Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:47 WIB

Semangat Gotong Royong Tetap Terjaga di Bangkuang, Wujud Nyata Nilai Huma Betang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page