15 Titik Sumur Bor Disiapkan, Gunung Mas Perkuat Langkah Pencegahan Karhutla

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas bersama Polres Gunung Mas, BPBD, TNI, pemerintah kecamatan, perusahaan, serta unsur masyarakat memperkuat koordinasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui rapat di Aula Lasang Liu Turus Kapakat, Kelurahan Sepang Simin, Kecamatan Sepang, Senin (31/8/2026). Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., mengajak seluruh pihak menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapan menghadapi potensi kebakaran.

 

Rapat yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut dibuka langsung Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, S.E., M.Si. Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Gunung Mas Ny. Mimie Mariyati Jaya Samaya Monong, Kepala BPBD Kabupaten Gunung Mas, Ketua FKGMS, Kapolsek Sepang IPDA Purwanto, S.H., Danramil Sepang Kapten Apollo Dermawan, S.H., Camat Sepang, lurah dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Sepang.

 

Pertemuan juga melibatkan perwakilan Perusahaan Besar Swasta (PBS), tokoh adat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat Kecamatan Sepang. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor dalam menghadapi risiko Karhutla dan mendukung program Kabupaten Gunung Mas Sehat.

 

Bupati Gunung Mas dalam arahannya mengingatkan seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran, terutama pada jam-jam yang dinilai rawan. Pengalaman kejadian sebelumnya menjadi bahan evaluasi agar pencegahan dilakukan sejak awal dan tidak menunggu kebakaran berkembang lebih luas.

Baca Juga :  Pasis Lemdiklat Polri Gencarkan Edukasi Karhutla, Warga Kurun Diingatkan Tak Buka Lahan dengan Membakar

 

Bupati juga mencontohkan dukungan sarana pemadaman yang telah dipersiapkan melalui PT Agro Lestari Sentosa (ALS) di Kecamatan Manuhing berupa mesin pompa air untuk membantu penanganan Karhutla. Dukungan dari dunia usaha diharapkan dapat memperkuat kesiapan wilayah sesuai kebutuhan masing-masing.

 

Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi mengatakan penanggulangan Karhutla membutuhkan keterlibatan pemerintah, kepolisian, TNI, perusahaan, dan masyarakat. Keterbatasan jumlah personel di tingkat polsek menjadi salah satu alasan perlunya memperkuat kerja sama di lapangan.

 

“Personel kami di polsek memiliki keterbatasan, sehingga penanganan Karhutla harus menjadi kerja bersama. Kami berharap perusahaan dan seluruh unsur masyarakat ikut mendukung, baik dalam pencegahan, penyediaan sarana, maupun respons cepat ketika ditemukan titik kebakaran,” ujar AKBP Arum Sari Puspita Dewi saat dikonfirmasi PS Kasihumas Ipda Abner, S.Sos., Selasa (1/9/2026) pagi.

 

Kapolres juga menyampaikan rencana pengadaan sumur bor sebagai sumber air pendukung penanggulangan Karhutla. Kabupaten Gunung Mas mendapat alokasi 15 titik yang tersebar di sejumlah kecamatan, sehingga diperlukan koordinasi untuk menentukan lokasi yang tepat dan dapat digunakan ketika tim membutuhkan suplai air saat melakukan pemadaman.

Baca Juga :  Kapolres Gunung Mas Terima Silaturahmi GP Ansor, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

 

Selain kesiapan sarana, masyarakat diminta segera melapor kepada kepolisian terdekat apabila mengetahui adanya kebakaran hutan atau lahan. Kapolres turut mengingatkan pentingnya memastikan bara api benar-benar padam apabila kondisi memungkinkan dan aman, karena sisa bara dapat kembali memicu kebakaran.

 

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan. Jika mengetahui ada Karhutla, segera laporkan ke layanan call center 110 agar dapat ditangani. Dalam penanganan di lapangan, sisa bara juga harus menjadi perhatian supaya tidak kembali menyala dan menimbulkan kebakaran lanjutan,” kata Kapolres.

 

Dalam rapat yang sama, Ketua FKGMS menyampaikan komitmen forum dalam mendukung terwujudnya masyarakat Gunung Mas yang sehat, mandiri, dan berdaya saing. Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi pemerintah, masyarakat, dan organisasi dengan perhatian pada sejumlah tatanan Kabupaten Sehat, termasuk aspek lingkungan dan hutan.

 

Rapat Penanggulangan Karhutla di Kecamatan Sepang berakhir sekitar pukul 15.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Melalui koordinasi lintas sektor, kesiapan sumber air, keterlibatan perusahaan, serta partisipasi masyarakat, diharapkan pencegahan dan penanganan Karhutla semakin efektif, sekaligus memperkuat sinergi dan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Gunung Mas. (sp)

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Pahandut Tanam Jagung di Lahan Satu Hektare
Tindak Lanjuti Pencegahan Karhutla, Polres Gunung Mas Imbau Warga Tidak Membakar Lahan
Hari Minggu Tak Surutkan Semangat Personel Polda Kalteng Padamkan Karhutla Demi Masyarakat
Sinergi TNI-Polri dan Damkar, Tiga Desa di Rungan Terima Bantuan Air Bersih
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Satresnarkoba Polres Gunung Mas Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan
Sat Binmas Polres Gunung Mas Edukasi Pencegahan Karhutla kepada Umat Hindu Kaharingan
Di Tengah Kepungan Asap, Personel Polda Kalteng Terus Optimalkan Pemadaman Karhutla
Jumat Sehat, Sidokkes Polres Gunung Mas Periksa Kesehatan Personel

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Pahandut Tanam Jagung di Lahan Satu Hektare

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tindak Lanjuti Pencegahan Karhutla, Polres Gunung Mas Imbau Warga Tidak Membakar Lahan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Hari Minggu Tak Surutkan Semangat Personel Polda Kalteng Padamkan Karhutla Demi Masyarakat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Sinergi TNI-Polri dan Damkar, Tiga Desa di Rungan Terima Bantuan Air Bersih

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Satresnarkoba Polres Gunung Mas Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan

Berita Terbaru

LINTAS TNI

Kodam XXII/Tambun Bungai Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 

Senin, 12 Okt 2026 - 13:35 WIB

You cannot copy content of this page