Saat Polisi Turun ke Ladang: Strategi Polsek Rungan Mengakselerasi Swasembada Jagung 

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LINTAS KALIMANTAN | Gunung Mas – Dalam rangka mendukung penuh program prioritas Asta Cita Presiden Republik Indonesia menuju swasembada pangan nasional, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Rungan bersama Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Batu Puter menggelar aksi nyata di sektor pertanian. Langkah konkret ini diwujudkan melalui kegiatan panen raya jagung hibrida Kuartal I Tahun 2026 yang berlangsung sukses, produktif, dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan panen bersama yang dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026 mulai pukul 10.00 WIB ini, menjadi bukti nyata sinergitas kuat antara aparat keamanan dan masyarakat petani di lapangan. Langkah ini dinilai sangat strategis untuk mempercepat capaian swasembada jagung, yang dimulai dari penguatan ketahanan pangan di tingkat desa.

Bertempat di lahan ketahanan pangan milik Desa Batu Puter dengan luas mencapai kurang lebih 1 hektar, momen panen raya ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Batu Puter beserta perangkat desa, Ketua BPD, Ketua Bumdes Hapakat I, serta kelompok masyarakat petani setempat yang tampak antusias memetik hasil jerih payah mereka.

Tak ketinggalan, jajaran kepolisian dari Polsek Rungan juga turun langsung ke area perkebunan. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Rungan Ipda Muhamad Helmi Hakim, S.H., jajaran kepolisian termasuk Brigpol Koko. W, Brigpol Rahmad. H, dan Bripda Jhoni ikut bahu-membahu bersama warga memotong dan mengumpulkan setiap tongkol jagung yang telah menguning.

Baca Juga :  Polsek Sepang Hadirkan Suasana Kebersamaan Lewat Nobar Piala Dunia 2026

Berkat perencanaan yang matang, pemilihan bibit hibrida yang unggul, serta perawatan yang konsisten dari para petani, hasil panen perdana di kuartal pertama tahun 2026 ini terbilang sangat memuaskan. Lahan seluas satu hektar tersebut berhasil memproduksi sedikitnya 4 ton jagung dalam bentuk tongkol.

Kapolsek Rungan, Ipda Muhamad Helmi Hakim, S.H., yang hadir langsung di lokasi perkebunan mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani dan seluruh elemen perangkat desa atas keberhasilan panen raya ini.

“Kami dari jajaran Polsek Rungan, mewakili Bapak Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., sangat bangga dengan pencapaian sektor pertanian di Desa Batu Puter. Ini adalah bukti nyata bahwa jika kita bersinergi, program Asta Cita Presiden RI untuk mencetak swasembada pangan, khususnya jagung, dapat kita akselerasi dengan baik mulai dari pelosok daerah,” ujar Ipda Muhamad Helmi Hakim. Jumat (22/5/2026) pagi.

Baca Juga :  Datangi Komplek Pergudangan, Polsek Sabangau Jamin Kondusivitas di Lokasi

Ipda Muhamad Helmi juga menambahkan bahwa kehadiran personil Polri di tengah-tengah petani, khususnya para Bhabinkamtibmas, bukan hanya untuk menjaga kondusifitas keamanan. Lebih dari itu, Polri berkomitmen bertindak sebagai motor penggerak serta pendamping berkala dalam mengoptimalkan potensi pertanian demi kesejahteraan masyarakat petani.

Di sisi lain, Ketua Bumdes Hapakat I bersama Kepala Desa Batu Puter menyambut baik dukungan dan pengawalan penuh yang diberikan oleh pihak kepolisian sejak masa tanam hingga panen. Hasil panen sebanyak 4 ton ini nantinya akan dikelola secara profesional melalui Bumdes untuk membantu stabilitas ekonomi petani desa serta menyuplai kebutuhan pakan dari wilayah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Dengan keberhasilan panen Kuartal I ini, Pemerintah Desa Batu Puter bersama Polsek Rungan berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi dan berencana memperluas area tanam pada musim berikutnya. Sinergi berkelanjutan ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah Gunung Mas dalam mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan. (sp)

Berita Terkait

Aiptu Yudhie Perdana Putra Naik Pangkat Anumerta, Kapolri Beri Penghargaan dan Perhatian untuk Keluarga
Diikuti 36 Tim, Kejuaraan Bola Voli Kapolda Kalteng Cup II 2026 Resmi Digelar
Kapolda dan Gubernur Kalteng Melayat ke Rumah Duka Aipda Yudhi Perdana Putra
Kapolda Kalteng Patroli Udara Bantu Cari Dua Personel Polri yang Hilang
Polsek Pahandut Panen Jagung Bersama Kelompok Tani, Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan
Cak Sam Mediasi Pasangan Muda di Palangka Raya, Persoalan Kehamilan Disepakati Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Berikut versi narasi bergaya media arus utama dengan fokus pada peran Cak Sam sebagai mediator. Saya mempertahankan gaya pemberitaan yang netral dan menghindari penyajian asumsi sebagai fakta. Judul: Cak Sam Mediasi Pasangan Muda di Palangka Raya, Sepakati Libatkan Keluarga untuk Cari Solusi Terbaik Narasi: Palangka Raya – Seorang mahasiswi berinisial B (19) di Kota Palangka Raya bersama keluarganya mengadukan persoalan yang dihadapinya kepada Cak Sam setelah mengaku tengah mengandung sekitar dua bulan. Perempuan tersebut menyebut pacarnya, K (20), yang bekerja di salah satu perusahaan di Palangka Raya, tidak lagi dapat dihubungi setelah mengetahui kehamilan tersebut. Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak perempuan, keduanya telah menjalin hubungan sejak awal tahun 2026 dan sempat beberapa kali melakukan hubungan layaknya suami istri atas dasar suka sama suka. Setelah mengetahui dirinya hamil, B mengaku telah memberitahukan kondisi tersebut kepada K. Namun, menurut pengakuan B, respons yang diterimanya tidak sesuai harapan. Ia mengaku sempat diminta untuk menggugurkan kandungannya. Setelah itu, komunikasi antara keduanya dikatakan terputus karena seluruh akses komunikasi diblokir. Mendengar keluhan tersebut, Cak Sam kemudian memfasilitasi pertemuan antara kedua belah pihak beserta keluarga dalam suasana mediasi. Pertemuan berlangsung dengan mengedepankan dialog dan penyelesaian secara kekeluargaan. Dari hasil mediasi, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan awal untuk membawa persoalan tersebut kepada orang tua masing-masing di kampung halaman. Langkah itu ditempuh sebagai upaya mencari penyelesaian terbaik, termasuk membahas rencana pernikahan apabila disetujui oleh kedua keluarga. Cak Sam berharap komunikasi antarkeluarga dapat berjalan dengan baik sehingga persoalan ini dapat diselesaikan secara bijaksana, dengan mengutamakan tanggung jawab serta kepentingan semua pihak yang terlibat.
Kapolda Kalteng: Satu Personel Gugur, Dua Anggota Masih Hilang Saat Operasi Penindakan Narkoba di Katingan

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:38 WIB

Aiptu Yudhie Perdana Putra Naik Pangkat Anumerta, Kapolri Beri Penghargaan dan Perhatian untuk Keluarga

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:14 WIB

Diikuti 36 Tim, Kejuaraan Bola Voli Kapolda Kalteng Cup II 2026 Resmi Digelar

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:06 WIB

Kapolda dan Gubernur Kalteng Melayat ke Rumah Duka Aipda Yudhi Perdana Putra

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:33 WIB

Kapolda Kalteng Patroli Udara Bantu Cari Dua Personel Polri yang Hilang

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:16 WIB

Polsek Pahandut Panen Jagung Bersama Kelompok Tani, Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

LINTAS KRIMINAL

Diduga Bripda Nopandri, Jenazah Ditemukan Mengapung di Sungai Katingan

Sabtu, 4 Jul 2026 - 21:20 WIB

LINTAS DAERAH

Talenta Muda Kobar Siap Tampil Membela Kalimantan Tengah

Sabtu, 4 Jul 2026 - 13:47 WIB

You cannot copy content of this page