Respon Cepat Video Viral, Polres Gunung Mas Gelar Patroli Simpatik dan Edukasi Penambang di DAS Kahayan

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Gunung Mas – Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas bergerak cepat menindaklanjuti keresahan warga terkait aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Langkah responsif ini diambil usai beredarnya sebuah video di media sosial Instagram yang menarasikan keluhan masyarakat Desa Pilang Munduk mengenai terkikisnya bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan akibat penambangan liar.

Menanggapi aduan digital tersebut, Polres Gunung Mas langsung mengambil tindakan nyata dengan menggelar patroli gabungan dan pendataan pada Selasa (2/6/2026) siang. Kegiatan simpatik ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Gunung Mas sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan dan ketertiban wilayah.

Jalannya patroli di lapangan dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Gunung Mas, AKP Nurheriyanto Hidayat, S.H., M.Si. Bersama puluhan personel Polres dan dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gunung Mas, tim gabungan bergerak menyisir titik lokasi yang dilaporkan di Desa Pilang Munduk, Kecamatan Kurun.

Setibanya di lokasi DAS Kahayan sekitar pukul 14.30 WIB, petugas melakukan pemetaan dan menemukan adanya aktivitas pertambangan rakyat. Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, terdapat 2 unit alat tambang tradisional (lanting) yang berada di tengah sungai, yang diketahui merupakan milik warga lokal setempat.

Baca Juga :  Kapolsek Pahandut Hadiri Pembinaan Kerukunan di Jekan Raya, Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kondusivitas Wilayah

Mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., Kabagops AKP Nurheriyanto Hidayat menegaskan bahwa tindakan ini mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif. “Kami hadir bukan untuk memutus mata pencaharian, melainkan untuk memberikan pemahaman dan solusi terbaik demi keselamatan bersama serta kelestarian alam yang menjadi warisan anak cucu kita,” ujar AKP Nurheriyanto, Rabu (3/6) pagi.

Petugas di lapangan juga mengonfirmasi kebenaran informasi terkait dampak abrasi tanah yang dikeluhkan dalam video viral tersebut. Aktivitas penambangan yang telah berlangsung lama di kawasan tersebut memicu pengikisan sedikit demi sedikit pada pinggiran bantaran sungai, sehingga diperlukan tindakan pencegahan segera agar dampak abrasi tidak meluas.

Sebagai langkah hukum yang preventif, personel Satpol PP Kabupaten Gunung Mas turut melakukan pemasangan stiker dan pamflet imbauan di area sekitar tambang. Pemasangan media edukasi ini bertujuan untuk menegaskan regulasi formal terkait larangan aktivitas tambang ilegal, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Baca Juga :  Polsek Pahandut Intensifkan Patroli Harkamtibmas, Cegah Balapan Liar hingga Subuh

Melalui sosialisasi yang dilakukan secara persuasif, dialog antara petugas dan masyarakat penambang membuahkan hasil yang sangat positif. Warga pemilik alat tambang menerima imbauan petugas dengan penuh kesadaran, bahkan secara sukarela berkomitmen untuk segera menghentikan aktivitas mereka serta memindahkan lanting miliknya dari kawasan DAS Kahayan.

“Kami sangat mengapresiasi sikap kooperatif dan respons positif dari masyarakat Desa Pilang Munduk yang langsung bersedia menghentikan kegiatan tambang demi menjaga desa mereka dari ancaman abrasi. Sinergi seperti inilah yang kita butuhkan untuk menjaga Gunung Mas tetap aman dan lestari,” tambah Kabagops dalam keterangannya.

Seluruh rangkaian kegiatan patroli, pendataan, hingga sosialisasi edukatif ini berakhir pada pukul 15.30 WIB dengan situasi yang sangat aman dan kondusif. Keberhasilan operasi gabungan ini membuktikan bahwa penegakan aturan dan pengelolaan lingkungan hidup dapat berjalan harmonis melalui komunikasi yang baik antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat. (sp)

Berita Terkait

Panen Jagung Hibrida Polsek Sepang Capai 2 Ton, Diserahkan ke Bulog untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Siaga Hadapi Musim Kemarau, Polres Gunung Mas Gelar Apel Siaga Karhutla 2026 Perkuat Kesiapan Personel dan Sinergi Lintas Instansi
Kasat Resnarkoba Gunung Mas: Unggahan di Media Sosial Bisa Hambat Penegakan Hukum 
Respons Cepat Polsek Pahandut Padamkan Karhutla di Bukit Tunggal, Api Berhasil Dikendalikan
Wakapolres Katingan Hadiri Upacara Hari Jadi ke-24 Kabupaten Katingan, Perkuat Sinergi Polri dan Pemda
Polda Kalteng Lepas 16 Personel Ikuti Lomba Menembak Kapolri Cup Hari Bhayangkara ke-80
Karumkit Bhayangkara Palangka Raya Pastikan Evaluasi Kinerja Jadi Dasar Peningkatan Layanan Kesehatan
Bentuk Generasi Berintegritas, Polsek Pahandut Jadi Pemateri MPLS di MTs Muslimat NU Palangka Raya

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:26 WIB

Panen Jagung Hibrida Polsek Sepang Capai 2 Ton, Diserahkan ke Bulog untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Senin, 20 Juli 2026 - 20:41 WIB

Kasat Resnarkoba Gunung Mas: Unggahan di Media Sosial Bisa Hambat Penegakan Hukum 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:22 WIB

Respons Cepat Polsek Pahandut Padamkan Karhutla di Bukit Tunggal, Api Berhasil Dikendalikan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:07 WIB

Wakapolres Katingan Hadiri Upacara Hari Jadi ke-24 Kabupaten Katingan, Perkuat Sinergi Polri dan Pemda

Senin, 20 Juli 2026 - 16:52 WIB

Polda Kalteng Lepas 16 Personel Ikuti Lomba Menembak Kapolri Cup Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page