LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor guna menjaga stabilitas daerah sekaligus memastikan program pembangunan berjalan berkelanjutan di tengah tantangan efisiensi anggaran nasional.
Komitmen tersebut mengemuka dalam talkshow bertajuk “Sinergi Forkopimda Kalimantan Tengah” yang menghadirkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, kejaksaan, serta berbagai pemangku kepentingan strategis di Kalimantan Tengah. Senin 25-5-2026.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah, terutama dalam memastikan seluruh program prioritas tetap terlaksana secara optimal dan tepat sasaran.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah bersama Forkopimda agar stabilitas keamanan, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi dapat berjalan beriringan.
“Sinergi dan kolaborasi harus terus diperkuat. Kita ingin memastikan seluruh program pembangunan tetap berjalan dengan baik, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendukung kemajuan Kalimantan Tengah secara berkelanjutan,” ujar Agustiar Sabran.
Ia menekankan, meskipun pemerintah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, hal tersebut tidak boleh menghambat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Pemprov Kalteng terus melakukan berbagai penyesuaian dan penguatan koordinasi agar pelaksanaan program prioritas tetap efektif.
Beberapa sektor strategis yang menjadi perhatian utama pemerintah daerah antara lain pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga optimalisasi pelayanan publik di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Agustiar juga menilai peran Forkopimda sangat penting dalam menjaga kondusivitas daerah sehingga iklim investasi dan pembangunan dapat terus tumbuh positif. Stabilitas keamanan, kata dia, merupakan fondasi utama dalam mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
“Kita ingin masyarakat merasakan langsung kehadiran pemerintah melalui pelayanan yang semakin baik, pembangunan yang merata, dan situasi daerah yang aman serta kondusif,” katanya.
Dalam forum tersebut, seluruh unsur Forkopimda menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Dukungan itu diwujudkan melalui penguatan koordinasi, percepatan penyelesaian berbagai persoalan daerah, serta pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan agar berjalan sesuai target.
Selain membahas pembangunan daerah, talkshow juga menyoroti pentingnya menjaga harmonisasi antar lembaga dan memperkuat komunikasi dengan masyarakat guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, responsif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis, melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Forkopimda, berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi secara bersama-sama demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin maju, modern, dan sejahtera.(*/rls/sgn/red)







