Kapolda dan Gubernur Kalteng Melayat ke Rumah Duka Aipda Yudhi Perdana Putra

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Gubernur, Agustiar Sabran, melayat ke rumah duka Aipda Yudhi Perdana Putra sebagai bentuk penghormatan dan belasungkawa kepada keluarga anggota Polri yang gugur saat bertugas, Jumat (3/7/2026).

 

“Kehadiran Bapak Kapolda merupakan bentuk belasungkawa kepada keluarga almarhum. Beliau juga menyampaikan pesan dari Bapak Kapolri yang turut berdukacita serta berharap keluarga diberikan kekuatan, kesabaran, keikhlasan, dan tetap semangat menghadapi musibah ini,” kata Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Budi Rachmat, mewakili keterangan Kapolda.

 

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Momen itu juga menjadi bentuk kepedulian institusi Polri terhadap keluarga personel yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

Baca Juga :  Kapolres Kapuas Ajak Personel Perkuat Profesionalisme dan Sinergi pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80

 

Selain menyampaikan belasungkawa, Kapolda juga membawa kabar mengenai penghargaan yang diberikan Kapolri kepada almarhum sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan pengorbanannya.

 

“Bapak Kapolri memberikan penghargaan kepada almarhum dengan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Aiptu Anumerta. Selain itu, Kapolri juga memberikan prioritas kepada keluarga apabila ada yang ingin mengikuti seleksi menjadi Bintara Polri,” ujar Budi.

 

Di tengah suasana duka, Kapolda juga menegaskan perhatian Polda Kalimantan Tengah saat ini masih tertuju pada proses pencarian dua personel yang belum ditemukan pascaoperasi penegakan hukum di Kabupaten Katingan.

Baca Juga :  Polsek Pahandut Perkuat Pencegahan Karhutla, Bhabinkamtibmas Ajak Warga Bukit Tunggal Aktif Lakukan Deteksi Dini

 

Polda Kalimantan Tengah memastikan akan terus memberikan informasi terkait perkembangan penanganan peristiwa tersebut kepada masyarakat.

 

Di sisi lain, pendampingan terhadap keluarga almarhum juga terus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab institusi.

 

“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar dua personel yang masih dalam pencarian segera ditemukan. Semoga keluarga almarhum diberikan ketabahan, dan seluruh rangkaian penanganan peristiwa ini dapat berjalan dengan baik,” tutup Budi.(*/rls/hms/red)

Berita Terkait

Aiptu Yudhie Perdana Putra Naik Pangkat Anumerta, Kapolri Beri Penghargaan dan Perhatian untuk Keluarga
Diikuti 36 Tim, Kejuaraan Bola Voli Kapolda Kalteng Cup II 2026 Resmi Digelar
Kapolda Kalteng Patroli Udara Bantu Cari Dua Personel Polri yang Hilang
Polsek Pahandut Panen Jagung Bersama Kelompok Tani, Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan
Cak Sam Mediasi Pasangan Muda di Palangka Raya, Persoalan Kehamilan Disepakati Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Berikut versi narasi bergaya media arus utama dengan fokus pada peran Cak Sam sebagai mediator. Saya mempertahankan gaya pemberitaan yang netral dan menghindari penyajian asumsi sebagai fakta. Judul: Cak Sam Mediasi Pasangan Muda di Palangka Raya, Sepakati Libatkan Keluarga untuk Cari Solusi Terbaik Narasi: Palangka Raya – Seorang mahasiswi berinisial B (19) di Kota Palangka Raya bersama keluarganya mengadukan persoalan yang dihadapinya kepada Cak Sam setelah mengaku tengah mengandung sekitar dua bulan. Perempuan tersebut menyebut pacarnya, K (20), yang bekerja di salah satu perusahaan di Palangka Raya, tidak lagi dapat dihubungi setelah mengetahui kehamilan tersebut. Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak perempuan, keduanya telah menjalin hubungan sejak awal tahun 2026 dan sempat beberapa kali melakukan hubungan layaknya suami istri atas dasar suka sama suka. Setelah mengetahui dirinya hamil, B mengaku telah memberitahukan kondisi tersebut kepada K. Namun, menurut pengakuan B, respons yang diterimanya tidak sesuai harapan. Ia mengaku sempat diminta untuk menggugurkan kandungannya. Setelah itu, komunikasi antara keduanya dikatakan terputus karena seluruh akses komunikasi diblokir. Mendengar keluhan tersebut, Cak Sam kemudian memfasilitasi pertemuan antara kedua belah pihak beserta keluarga dalam suasana mediasi. Pertemuan berlangsung dengan mengedepankan dialog dan penyelesaian secara kekeluargaan. Dari hasil mediasi, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan awal untuk membawa persoalan tersebut kepada orang tua masing-masing di kampung halaman. Langkah itu ditempuh sebagai upaya mencari penyelesaian terbaik, termasuk membahas rencana pernikahan apabila disetujui oleh kedua keluarga. Cak Sam berharap komunikasi antarkeluarga dapat berjalan dengan baik sehingga persoalan ini dapat diselesaikan secara bijaksana, dengan mengutamakan tanggung jawab serta kepentingan semua pihak yang terlibat.
Kapolda Kalteng: Satu Personel Gugur, Dua Anggota Masih Hilang Saat Operasi Penindakan Narkoba di Katingan
Harmoni Keberagaman di Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gunung Mas: Polri Hadir untuk Mengayomi Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:38 WIB

Aiptu Yudhie Perdana Putra Naik Pangkat Anumerta, Kapolri Beri Penghargaan dan Perhatian untuk Keluarga

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:14 WIB

Diikuti 36 Tim, Kejuaraan Bola Voli Kapolda Kalteng Cup II 2026 Resmi Digelar

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:06 WIB

Kapolda dan Gubernur Kalteng Melayat ke Rumah Duka Aipda Yudhi Perdana Putra

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:16 WIB

Polsek Pahandut Panen Jagung Bersama Kelompok Tani, Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:19 WIB

Cak Sam Mediasi Pasangan Muda di Palangka Raya, Persoalan Kehamilan Disepakati Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page