LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus digencarkan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Palangka Raya. Kali ini, sosialisasi bahaya narkoba menyasar kalangan pelajar melalui kegiatan edukasi yang digelar di SMA Negeri 1 Palangka Raya, Kamis (12/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB di lingkungan sekolah tersebut dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polresta Palangka Raya, AKP Yonika Winner Te’dang, S.T., M.H., mewakili Kapolresta Palangka Raya. Turut hadir perwakilan Polsek Pahandut, pihak sekolah, dewan guru, serta sekitar 50 siswa dan siswi.
Dalam penyampaiannya, AKP Yonika Winner Te’dang memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai berbagai jenis narkotika, dampak buruk penyalahgunaannya terhadap kesehatan dan masa depan, hingga ancaman hukum yang menanti pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
Melalui kegiatan tersebut, Satresnarkoba Polresta Palangka Raya menegaskan komitmennya dalam menjalankan langkah-langkah preventif guna melindungi generasi muda dari pengaruh narkoba yang dapat merusak masa depan bangsa.
“Pelajar merupakan aset bangsa yang harus dijaga bersama. Kami ingin menanamkan pemahaman yang kuat agar para siswa mampu mengenali, menjauhi, dan menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika,” ujar AKP Yonika.
Ia menambahkan, keberhasilan upaya pemberantasan narkoba tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga memerlukan peran aktif keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas narkoba.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Para siswa terlihat aktif menggali informasi terkait bahaya narkotika serta langkah-langkah pencegahannya.
Melalui kegiatan edukatif tersebut, Satresnarkoba Polresta Palangka Raya berharap para pelajar dapat menjadi pelopor dalam menyebarkan kesadaran tentang bahaya narkoba serta berperan aktif menjaga lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen seluruh pihak dalam mendukung terciptanya generasi muda yang tangguh dan bebas dari ancaman narkoba. (*/rls/hms/red)







