LINTAS KALIMANTAN | SERUYAN – Tim SAR gabungan Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah Serda Heri, salah satu kru Helikopter MI-17 Penerbad yang mengalami kecelakaan di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Jumat (6/11/2026).
Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan koordinasi intensif personel Ditpolairud dan Satbrimob Polda Kalteng bersama unsur TNI, Basarnas, Marnit, serta Satpolair Polres Seruyan dalam operasi pencarian korban.
Operasi SAR yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dipimpin KBO Ditpolairud Polda Kalteng Kompol Masriwiyono, S.H., M.H. Tim melakukan penyisiran dan penyelaman di sekitar lokasi bangkai helikopter yang tenggelam.
Setelah melakukan pencarian secara intensif, jenazah Serda Heri akhirnya berhasil ditemukan di dalam bangkai helikopter pada pukul 09.15 WIB.
Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat, mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.
“Alhamdulillah, melalui kerja sama dan upaya maksimal seluruh personel gabungan, jenazah Serda Heri berhasil ditemukan di dalam bangkai helikopter pada pukul 09.15 WIB,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, dalam proses pencarian tersebut Ditpolairud Polda Kalteng mengerahkan tiga personel penyelam, sementara Satbrimob Polda Kalteng menurunkan satu personel penyelam untuk membantu proses pencarian di sekitar bangkai helikopter.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran operasi, mulai dari pencarian hingga proses evakuasi korban.
“Seluruh unsur yang terlibat bekerja secara terpadu, mulai dari proses pencarian hingga evakuasi jenazah korban dari dalam bangkai helikopter,” jelasnya.
Sebelumnya, dari total delapan kru Helikopter MI-17 yang mengalami kecelakaan, tujuh orang telah berhasil dievakuasi, dengan rincian dua orang meninggal dunia dan lima orang selamat. Sementara Serda Heri menjadi satu-satunya kru yang masih dalam pencarian hingga akhirnya berhasil ditemukan.
Setelah dievakuasi, jenazah Serda Heri selanjutnya dibawa menuju Kuala Pembuang untuk menjalani proses lebih lanjut.
Kabidhumas menambahkan, selama pelaksanaan operasi SAR, kondisi cuaca terpantau cerah, ombak relatif landai, serta situasi di lokasi pencarian berlangsung aman dan kondusif.
Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti kesigapan dan sinergi Polda Kalteng bersama seluruh unsur terkait dalam menjalankan misi kemanusiaan, sekaligus memastikan seluruh korban kecelakaan mendapatkan penanganan sesuai prosedur.
Polda Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan maksimal dalam setiap operasi kemanusiaan, khususnya dalam penanganan situasi darurat dan pencarian korban kecelakaan. (*/rls/hms/red)







