Upaya Gubernur Agustiar Sabran Tingkatkan Kesejahteraan di Kalteng

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat melalui peningkatan akses pendidikan, perlindungan kesehatan, serta pengembangan ekonomi kerakyatan. Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperluas kesempatan masyarakat mendapatkan layanan dasar sekaligus mendorong kemandirian ekonomi. Upaya terus diimplementasikan saat berkunjung di sejumlah Kabupaten di Kalimantan Tengah.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan, pemerintah daerah berupaya memastikan program pembangunan dapat dirasakan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah pedalaman, pesisir maupun keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Pada sektor pendidikan, Pemprov Kalteng mendorong pemerataan akses hingga wilayah pesisir dan pedalaman. Dukungan diberikan melalui pembebasan pembiayaan sekolah, bantuan perlengkapan pendidikan, serta beasiswa bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.

“Kita ingin memastikan tidak ada anak-anak yang putus sekolah. Pemerintah hadir memberikan dukungan agar mereka tetap bisa mendapatkan pendidikan dan memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Agustiar dalam acara penyerahan bantuan, di Lapangan Sampuraga, Selasa (6/10/2026),

Selain pembiayaan, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap sarana dan prasarana sekolah serta pemerataan tenaga pengajar. Distribusi guru ke wilayah terpencil didorong agar siswa di berbagai daerah memperoleh layanan pendidikan yang lebih setara.

Baca Juga :  Banjir Rendam Empat Rumah di Desa Petarikan, Babinsa dan Pemdes Siaga

Program bantuan pendidikan dan beasiswa tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) serta membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan. Menurut Agustiar, pemerataan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan sekolah, tetapi juga kualitas pembelajaran, tenaga pendidik dan fasilitas pendukung.

“Kita ingin kualitas pendidikan tidak hanya dirasakan di perkotaan, tetapi juga oleh anak-anak yang berada di daerah pedalaman dan pesisir. Pemerataan harus terus diperkuat,” tegasnya.

Selain pendidikan, Pemprov Kalteng juga terus memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat dengan mendorong kemudahan akses pengobatan, terutama bagi masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi ekonomi tidak menjadi penghalang masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan.

“Kita ingin memastikan tidak ada warga Kalteng yang kesulitan berobat. Masyarakat harus mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak, terutama mereka yang membutuhkan dukungan pemerintah,” kata Agustiar.

Dukungan kesehatan diintegrasikan dengan program perlindungan sosial untuk membantu masyarakat memperoleh pelayanan medis sesuai kebutuhan. Pemerintah juga berupaya agar akses layanan kesehatan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.

Baca Juga :  Pengutamaan Bahasa Negara, Jurnalis Kalteng Didorong Jadi Teladan di Ruang Publik

Penguatan perlindungan kesehatan diharapkan dapat membantu mengurangi beban masyarakat ketika membutuhkan pemeriksaan maupun perawatan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga Kalteng.

Di sisi lain, penguatan kesejahteraan masyarakat juga dilakukan melalui sektor ekonomi. Pemprov Kalteng memperluas dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui akses permodalan dengan menggandeng PT Bank Kalteng.

“Kita ingin usaha rakyat terus tumbuh. Pemerintah bersama Bank Kalteng hadir untuk memfasilitasi permodalan agar pelaku UMKM memiliki kesempatan mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Agustiar.

Kemudahan pembiayaan diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengatasi keterbatasan modal, meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pemasaran dan memperkuat daya saing usaha.

Penguatan UMKM juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Pelaku usaha diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan usahanya, tetapi berkembang dan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Agustiar menegaskan, pembangunan daerah perlu berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan dasar dan penguatan ekonomi masyarakat. Melalui peningkatan akses pendidikan, perlindungan kesehatan dan pemberdayaan UMKM, Pemprov Kalteng berupaya mendorong peningkatan kualitas hidup serta kemandirian masyarakat secara berkelanjutan. (R)

Berita Terkait

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November
HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat
BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun
Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini
Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas
PT BGA Salurkan Sembako, Masker dan BBM untuk Penanganan Karhutla
Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata
Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Upaya Gubernur Agustiar Sabran Tingkatkan Kesejahteraan di Kalteng

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat

Rabu, 30 September 2026 - 20:56 WIB

BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun

Senin, 28 September 2026 - 20:05 WIB

Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Upaya Gubernur Agustiar Sabran Tingkatkan Kesejahteraan di Kalteng

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:35 WIB

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

You cannot copy content of this page