LINTAS KALIMANTAN | Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah mengalami penundaan akibat kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut ditargetkan kembali digelar pada awal November 2026.
Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran mengatakan, penundaan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi karhutla yang berdampak terhadap kualitas udara dan aktivitas masyarakat. Pemerintah tidak ingin pelaksanaan Porprov berlangsung ketika kondisi belum sepenuhnya mendukung kegiatan olahraga.
“Benar, kita tunda karena karhutla. Insyaallah kita laksanakan awal November,” ujar Agustiar seusai mengikuti upacara HUT ke-67 Kabupaten Kotawaringin Barat di halaman Kantor Bupati Kobar, Selasa (6/10/2026).
Menurut Agustiar, kondisi udara menjadi salah satu pertimbangan penting karena Porprov melibatkan atlet, ofisial, serta masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Kegiatan pertandingan, khususnya cabang olahraga yang berlangsung di luar ruangan, membutuhkan kondisi lingkungan yang aman dan mendukung kesehatan para atlet.
Penundaan tersebut membuat penyelenggara dan kontingen dari masing-masing daerah perlu menyesuaikan kembali berbagai persiapan. Para atlet juga harus mengatur ulang program latihan agar tetap berada dalam kondisi terbaik ketika pertandingan nantinya dilaksanakan.
Meski jadwal bergeser, pemerintah memastikan Porprov Kalteng tetap akan digelar. Penundaan bukan pembatalan, melainkan langkah untuk menyesuaikan pelaksanaan dengan kondisi karhutla yang masih menjadi perhatian pemerintah.
“Porprov tetap kita laksanakan. Kita lihat kondisi karhutla dan mudah-mudahan awal November sudah bisa dilaksanakan,” kata Agustiar.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama pemerintah kabupaten dan kota selanjutnya akan melakukan penyesuaian terhadap persiapan teknis penyelenggaraan. Perkembangan kondisi karhutla akan menjadi salah satu pertimbangan sebelum pelaksanaan pertandingan dimulai.
Dengan adanya perubahan jadwal tersebut, seluruh kontingen diharapkan tetap menjaga kesiapan atlet sambil menunggu kepastian waktu pelaksanaan. Porprov Kalteng ditargetkan menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan atlet daerah untuk menghadapi berbagai kejuaraan di tingkat lebih tinggi. (R)







