HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Tahun 2026 menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas elemen sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat. Selain mengikuti rangkaian upacara dan syukuran, Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran turut menyerahkan berbagai bantuan untuk masyarakat di Kabupaten Kobar, Selasa (6/10/2026).

Rangkaian peringatan berlangsung di sejumlah lokasi, di antaranya Upacara Hari Jadi ke-67 Kobar di halaman Kantor Bupati Kobar, syukuran dan pemotongan tumpeng di Balai Sembaga Mas, Kelurahan Raja, serta penyerahan bantuan di Lapangan Sampuraga.

Dalam sambutannya saat upacara, Gubernur menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-67 kepada seluruh masyarakat Kobar. Ia berharap daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji tersebut semakin maju dan jaya.

“Selamat Hari Jadi Kotawaringin Barat dan semoga semakin jaya,” kata Agustiar.

Ia menyebut perkembangan Kobar selama 67 tahun merupakan hasil kerja keras dan sinergi berbagai elemen yang berlangsung dari generasi ke generasi.

Ia mengapresiasi kepada Bupati Kobar Hj. Nurhidayah bersama Wakil Bupati dan jajaran, DPRD, Forkopimda, para tokoh pendahulu, ASN, akademisi, dunia usaha, media, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Peringatan Hari Jadi ke-67 ini hendaknya kita jadikan momentum memperkuat semangat kebersamaan, semangat Huma Betang. Tidak ada kemajuan tanpa kebersamaan,” ujarnya.

Gubernur mengajak seluruh elemen terus bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan pembangunan yang semakin adil dan merata. Semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi Kobar 2026, yakni “Inovasi dan Kolaborasi untuk Kobar Makin Jaya”.

Menurutnya, inovasi dan kolaborasi menjadi kekuatan penting bagi daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Selain memperkuat kolaborasi, Agustiar menekankan pentingnya membangun kemandirian daerah berbasis potensi dan kearifan lokal. Sumber daya alam yang dimiliki Kobar harus dikelola secara optimal dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Produk lokal dan UMKM didorong naik kelas, sektor pariwisata diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi, ketahanan pangan diperkuat, sementara nilai luhur budaya tetap dilestarikan.

“Daerah maju adalah daerah yang mampu berdiri di atas kaki sendiri dan tidak kehilangan jati diri,” tegasnya.

 

Budaya Jadi Bagian Pembangunan

Pesan mengenai pelestarian budaya kembali disampaikan Gubernur dalam rangkaian upacara adat dan syukuran Hari Jadi Kobar ke-67 di Balai Sembaga Mas.

Ia mengatakan upacara adat bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan terhadap jasa leluhur dan tokoh pendahulu Kabupaten Kobar.

“Upacara adat ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk syukur dan bentuk penghormatan atas jasa leluhur dan tokoh pendahulu Kabupaten Kotawaringin Barat,” katanya.

Menurutnya, perkembangan globalisasi dan digitalisasi membuat masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mudah menerima pengaruh dari berbagai budaya luar.

Karena itu, pembangunan daerah harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya agar masyarakat tidak kehilangan jati diri.

Baca Juga :  Plt Kadiskominfosantik Kalteng Rangga Lesmana Dorong Mahasiswa UIN Palangka Raya Jadi Pemimpin Digital yang Kritis dan Berintegritas

“Pembangunan daerah harus maju, tetapi budaya tidak boleh layu,” tegas Agustiar.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Kalimantan Tengah. Nilai Huma Betang dan Belom Bahadat, menurutnya, tidak cukup hanya ditampilkan dalam acara adat, tetapi harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Budaya bukan warisan masa lalu, tetapi kekuatan memenangkan masa depan,” ujarnya.

Bupati Kobar Hj.Nurhidayah Apresiasi Dukungan

Bupati Kobar Hj. Nurhidayah menyampaikan rasa syukur atas perjalanan Kobar yang telah memasuki usia 67 tahun. Ia menyebut kemajuan daerah tidak terlepas dari kontribusi para pendahulu serta dukungan berbagai pihak.

“Pada momentum 67 tahun usia Kabupaten Kotawaringin Barat ini, seiring perkembangan dan kemajuan daerah dengan berbagai inovasi yang telah dilakukan, tentu tidak terlepas dari para pendahulu kita yang sudah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan daerah sampai saat ini,” kata Nurhidayah.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kobar yang selama ini memberikan dukungan terhadap pemerintah daerah.

“Usia 67 tahun tentunya bukan usia yang muda lagi, tetapi usia yang sudah matang. Saya yang diberikan amanah bersama Wakil Bupati Kobar tentunya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan dukungan dari semua pihak, khususnya masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat,” ujarnya.

Nurhidayah turut mengapresiasi dukungan Gubernur beserta jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap Kobar, baik dalam bentuk pembangunan fisik maupun nonfisik.

Ia mengakui masih terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi pemerintah daerah. Namun, tantangan tersebut akan dihadapi dengan kekompakan, kerja sama dan kebersamaan.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat Kobar. Dalam menjalankan kebijakan tentunya tidak semuanya dapat memuaskan kebutuhan yang diperlukan. Tetapi ini menjadi tantangan bagi kita semua. Kita hadapi dengan kerja sama, kekompakan dan kebersamaan,” katanya.

Bantuan untuk Masyarakat

Dalam rangkaian kunjungannya ke Kobar, Gubernur juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat, terutama di tengah kondisi karhutla dan dampaknya terhadap kehidupan warga.

Bantuan tersebut disalurkan di Lapangan Sampuraga dan dirangkai dengan penyerahan bantuan pangan, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian masker dan vitamin, serta bantuan air bersih.

Bantuan pangan yang disalurkan sebanyak 5.000 paket, ditambah 2.500 paket dari Gubernur Kalimantan Tengah. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram dan minyak goreng 1 liter.

Selain itu, BLT KHBS sebesar Rp250 ribu diberikan kepada setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan tersebut disalurkan kepada 1.352 penerima yang tersebar di lima kelurahan.

Masyarakat juga mendapatkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter, pemeriksaan kesehatan gratis, masker dan vitamin.

Gubernur mengatakan pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama pangan, kesehatan dan perekonomian.

Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir memperoleh pelayanan kesehatan. Apabila terdapat fasilitas kesehatan yang mempersulit masyarakat dalam mendapatkan pelayanan, warga diminta segera melaporkannya.

Baca Juga :  HUT Humas Polri ke-74, Polres Kobar dan PWI Gelar Donor Darah

“Kalau ada puskesmas atau rumah sakit yang mempersulit masyarakat, segera laporkan. Kalau urusannya di tingkat provinsi, laporkan kepada Gubernur. Kalau di tingkat kabupaten, sampaikan kepada Bupati,” tegasnya.

Waspada Karhutla

Dalam kesempatan tersebut, Agustiar juga mengingatkan ancaman karhutla yang masih dihadapi Kalimantan Tengah di tengah kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2026.

Ia meminta masyarakat tetap tenang namun waspada serta tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Baik perusahaan maupun warga, tidak boleh membuka lahan dengan cara membakar,” tegasnya.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dunia usaha, masyarakat, TNI, Polri, relawan dan seluruh elemen harus bersama-sama melakukan pencegahan.

Pemerintah juga diminta tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi memperhatikan dampak yang dirasakan masyarakat, termasuk melalui penyediaan rumah oksigen, masker, multivitamin, air bersih dan bantuan lainnya.

“Pemerintah harus hadir membantu masyarakat,” ujarnya.

Pendidikan dan Karakter Generasi Muda

Selain persoalan pembangunan dan karhutla, Gubernur mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter generasi muda.

Ia meminta pendidikan anak tidak hanya berorientasi pada pengetahuan dan agama, tetapi juga membangun kepedulian, sopan santun, semangat belajar serta kemampuan menghadapi perkembangan teknologi dan era digital.

“Ajarkan anak-anak kita sejak kecil untuk senang belajar, membantu orang lain, sopan dan santun, serta memiliki kepedulian kepada sesama. Pendidikan bukan hanya soal ilmu, tetapi juga bagaimana membentuk karakter,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden mengatakan kehadiran Gubernur di Kobar tidak hanya untuk menghadiri rangkaian Hari Jadi ke-67, tetapi juga bertemu dan menyapa masyarakat secara langsung.

“Berbagai bantuan yang disalurkan pemerintah merupakan wujud kepedulian dan perhatian Gubernur terhadap masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya masyarakat Kotawaringin Barat,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Kartu Huma Betang Sejahtera. Masyarakat yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat dapat memperoleh berbagai manfaat, termasuk bantuan tunai.

Bupati Kobar Nurhidayah kembali menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang telah dirasakan masyarakat, di antaranya Gerakan Pangan Murah, distribusi air bersih, pembangunan sumur bor, serta program di bidang kesehatan dan pendidikan.

“Berbagai program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat terus diperkuat demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Wakil Bupati Kobar Suyanto beserta jajaran, Forkopimda Kobar, serta jajaran OPD Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. (R)

Berita Terkait

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November
BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun
Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini
Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas
PT BGA Salurkan Sembako, Masker dan BBM untuk Penanganan Karhutla
Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata
Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan
Dispora Kobar Lepas Atlet Tenis Meja ke Kejurnas

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat

Rabu, 30 September 2026 - 20:56 WIB

BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun

Senin, 28 September 2026 - 20:05 WIB

Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini

Minggu, 20 September 2026 - 21:49 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

LINTAS TNI

Pra TMMD, Kodim 1016/Plk Mulai Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:37 WIB

You cannot copy content of this page