Kapolda dan Gubernur Kalteng Patroli Udara Bantu Cari Dua Personel Polri yang Hilang

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Gubernur, Agustiar Sabran, melakukan patroli udara ke Kabupaten Katingan untuk memantau langsung proses pencarian dua personel Polri yang dilaporkan hilang saat bertugas dalam penggerebekan terduga bandar narkoba,Jumat (3/7/2026).

 

“Kami bersama Bapak Gubernur melakukan patroli udara ke wilayah Katingan untuk melihat langsung lokasi kejadian, titik terakhir keberadaan personel yang hilang, serta memantau proses pencarian yang dilakukan tim SAR di sepanjang aliran Sungai Katingan,” kata Kapolda Kalteng.

 

Patroli udara dilakukan dengan menyisir sejumlah lokasi yang berkaitan dengan operasi penegakan hukum tersebut. Rombongan meninjau lokasi penggerebekan terduga bandar narkoba sekaligus memantau area yang menjadi fokus pencarian.

Baca Juga :  Menuju Operasional 2026, Sekolah Rakyat Gunung Mas Diproyeksikan Jadi Ikon Pendidikan Baru Kalteng

 

Selain melalui jalur udara, proses pencarian juga terus dilakukan oleh tim gabungan melalui jalur sungai dan darat. Seluruh personel dikerahkan untuk memperluas area pencarian agar kedua anggota yang hilang dapat segera ditemukan.

 

“Kami terus mengoptimalkan seluruh upaya pencarian bersama tim SAR dan unsur terkait. Semua potensi yang ada dikerahkan agar proses pencarian berjalan maksimal,” ujarnya.

 

Kapolda menegaskan Polda Kalimantan Tengah akan terus berkoordinasi dengan seluruh instansi yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.

 

Ia juga memastikan perkembangan pencarian akan terus dipantau secara langsung, termasuk melalui evaluasi di lapangan agar langkah-langkah yang dilakukan dapat berjalan efektif.

 

“Mudah-mudahan kedua personel yang dilaporkan hilang dapat segera ditemukan. Kami terus berupaya semaksimal mungkin bersama seluruh tim yang terlibat dalam pencarian,” ucapnya.

Baca Juga :  Wakapolres Kotim Gelar Gaktiblin di Polsek Antang Kalang, Tegaskan Komitmen Disiplin dan Profesionalisme Anggota

 

Hingga saat ini, tim gabungan masih menyisir sejumlah titik di sepanjang aliran Sungai Katingan yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan kedua personel tersebut. Pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur.

 

Polda Kalimantan Tengah berharap dukungan seluruh masyarakat agar proses pencarian berjalan lancar. Doa dan kerja sama semua pihak diharapkan dapat mempercepat ditemukannya kedua personel yang masih dalam pencarian.

“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar kedua personel segera ditemukan. Terima kasih kepada seluruh tim SAR dan unsur terkait yang terus bekerja tanpa kenal lelah dalam operasi pencarian ini,” tutup Iwan.(*/rls/hms/red)

Berita Terkait

Kapolda dan Gubernur Kalteng Melayat ke Rumah Duka Aipda Yudhi Perdana Putra
Polsek Pahandut Panen Jagung Bersama Kelompok Tani, Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan
Cak Sam Mediasi Pasangan Muda di Palangka Raya, Persoalan Kehamilan Disepakati Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Berikut versi narasi bergaya media arus utama dengan fokus pada peran Cak Sam sebagai mediator. Saya mempertahankan gaya pemberitaan yang netral dan menghindari penyajian asumsi sebagai fakta. Judul: Cak Sam Mediasi Pasangan Muda di Palangka Raya, Sepakati Libatkan Keluarga untuk Cari Solusi Terbaik Narasi: Palangka Raya – Seorang mahasiswi berinisial B (19) di Kota Palangka Raya bersama keluarganya mengadukan persoalan yang dihadapinya kepada Cak Sam setelah mengaku tengah mengandung sekitar dua bulan. Perempuan tersebut menyebut pacarnya, K (20), yang bekerja di salah satu perusahaan di Palangka Raya, tidak lagi dapat dihubungi setelah mengetahui kehamilan tersebut. Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak perempuan, keduanya telah menjalin hubungan sejak awal tahun 2026 dan sempat beberapa kali melakukan hubungan layaknya suami istri atas dasar suka sama suka. Setelah mengetahui dirinya hamil, B mengaku telah memberitahukan kondisi tersebut kepada K. Namun, menurut pengakuan B, respons yang diterimanya tidak sesuai harapan. Ia mengaku sempat diminta untuk menggugurkan kandungannya. Setelah itu, komunikasi antara keduanya dikatakan terputus karena seluruh akses komunikasi diblokir. Mendengar keluhan tersebut, Cak Sam kemudian memfasilitasi pertemuan antara kedua belah pihak beserta keluarga dalam suasana mediasi. Pertemuan berlangsung dengan mengedepankan dialog dan penyelesaian secara kekeluargaan. Dari hasil mediasi, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan awal untuk membawa persoalan tersebut kepada orang tua masing-masing di kampung halaman. Langkah itu ditempuh sebagai upaya mencari penyelesaian terbaik, termasuk membahas rencana pernikahan apabila disetujui oleh kedua keluarga. Cak Sam berharap komunikasi antarkeluarga dapat berjalan dengan baik sehingga persoalan ini dapat diselesaikan secara bijaksana, dengan mengutamakan tanggung jawab serta kepentingan semua pihak yang terlibat.
Kapolda Kalteng: Satu Personel Gugur, Dua Anggota Masih Hilang Saat Operasi Penindakan Narkoba di Katingan
Harmoni Keberagaman di Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gunung Mas: Polri Hadir untuk Mengayomi Masyarakat
Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Kalteng Berlangsung Khidmat, Dimeriahkan Tari Kolosal Nyiru
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kapuas Teguhkan Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:06 WIB

Kapolda dan Gubernur Kalteng Melayat ke Rumah Duka Aipda Yudhi Perdana Putra

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:33 WIB

Kapolda dan Gubernur Kalteng Patroli Udara Bantu Cari Dua Personel Polri yang Hilang

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:16 WIB

Polsek Pahandut Panen Jagung Bersama Kelompok Tani, Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:19 WIB

Cak Sam Mediasi Pasangan Muda di Palangka Raya, Persoalan Kehamilan Disepakati Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:15 WIB

Berikut versi narasi bergaya media arus utama dengan fokus pada peran Cak Sam sebagai mediator. Saya mempertahankan gaya pemberitaan yang netral dan menghindari penyajian asumsi sebagai fakta. Judul: Cak Sam Mediasi Pasangan Muda di Palangka Raya, Sepakati Libatkan Keluarga untuk Cari Solusi Terbaik Narasi: Palangka Raya – Seorang mahasiswi berinisial B (19) di Kota Palangka Raya bersama keluarganya mengadukan persoalan yang dihadapinya kepada Cak Sam setelah mengaku tengah mengandung sekitar dua bulan. Perempuan tersebut menyebut pacarnya, K (20), yang bekerja di salah satu perusahaan di Palangka Raya, tidak lagi dapat dihubungi setelah mengetahui kehamilan tersebut. Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak perempuan, keduanya telah menjalin hubungan sejak awal tahun 2026 dan sempat beberapa kali melakukan hubungan layaknya suami istri atas dasar suka sama suka. Setelah mengetahui dirinya hamil, B mengaku telah memberitahukan kondisi tersebut kepada K. Namun, menurut pengakuan B, respons yang diterimanya tidak sesuai harapan. Ia mengaku sempat diminta untuk menggugurkan kandungannya. Setelah itu, komunikasi antara keduanya dikatakan terputus karena seluruh akses komunikasi diblokir. Mendengar keluhan tersebut, Cak Sam kemudian memfasilitasi pertemuan antara kedua belah pihak beserta keluarga dalam suasana mediasi. Pertemuan berlangsung dengan mengedepankan dialog dan penyelesaian secara kekeluargaan. Dari hasil mediasi, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan awal untuk membawa persoalan tersebut kepada orang tua masing-masing di kampung halaman. Langkah itu ditempuh sebagai upaya mencari penyelesaian terbaik, termasuk membahas rencana pernikahan apabila disetujui oleh kedua keluarga. Cak Sam berharap komunikasi antarkeluarga dapat berjalan dengan baik sehingga persoalan ini dapat diselesaikan secara bijaksana, dengan mengutamakan tanggung jawab serta kepentingan semua pihak yang terlibat.

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page