LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya terus diintensifkan. Kapendam XXII/Tambun Bungai Kolonel Arh Dodo Sahata Simanulang turun langsung memantau proses pendinginan lahan gambut yang terbakar di kawasan Jalan Hiu Putih, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Sabtu (3/10/2026).
Dalam pemantauan tersebut, Kapendam melihat langsung proses pembasahan dan pendinginan yang dilakukan personel Satgas Karhutla Kodam XXII/Tambun Bungai. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bara api yang masih berada di bawah permukaan tanah benar-benar padam dan tidak kembali memicu kebakaran.
Di lokasi, Kolonel Dodo juga bertemu dengan Dantim Yonif 631/Antang Letda Inf Eko yang memimpin personel dalam penanganan karhutla.
Sebanyak dua unit kendaraan pemadam kebakaran bersama 10 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pembasahan di area terdampak. Petugas masih menemukan sejumlah titik bara di bawah permukaan tanah disertai kepulan asap tipis dari lahan gambut.
Kondisi tersebut membuat proses penanganan tidak cukup hanya dengan memadamkan api yang terlihat. Petugas harus melakukan pembasahan secara menyeluruh sekaligus menyisir kawasan terdampak untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.
Kapendam XXII/Tambun Bungai menegaskan, pemantauan dan penanganan di lapangan menjadi bagian dari upaya mencegah munculnya kembali titik api, khususnya pada lahan gambut yang masih menyimpan bara di bawah permukaan.
Kodam XXII/Tambun Bungai bersama unsur terkait akan terus memperkuat penanganan karhutla, termasuk melakukan pendinginan di lokasi yang telah terbakar guna mengantisipasi api kembali muncul.(*/rld/pen/red)







