Putrinya Disebut Diancam, Ibu di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA — Seorang ibu di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mengaku khawatir terhadap kondisi putrinya yang masih duduk di bangku SMP. Kekhawatiran tersebut muncul setelah putrinya disebut mengalami gangguan dan mendapat ancaman dari seorang pelajar laki-laki berusia 15 tahun.

Persoalan itu kemudian diadukan sang ibu, yang dalam pemberitaan ini disebut Bunga (41), kepada Cak Sam Polda Kalteng pada Kamis (27/8/2026).

Bunga mengatakan, sebelumnya dirinya telah mendatangi keluarga pelajar tersebut. Ia meminta agar anak tersebut tidak lagi mengganggu putrinya.

Namun, menurut Bunga, komunikasi antara keduanya masih terus berlangsung. Ia juga mengaku putrinya beberapa kali mendapat ancaman apabila hubungan pertemanan tersebut diakhiri.

Baca Juga :  Kapolsek Sepang Hadiri Rapat Pembentukan Panitia Kontingen Festival Budaya Mihing Manasa 2026

“Kalau putus dia akan datangi anak saya ke sekolah,” ungkap Bunga saat menyampaikan keluhannya kepada Cak Sam.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Cak Sam kemudian menghubungi orang tua pelajar yang bersangkutan. Kedua keluarga selanjutnya dipertemukan untuk mencari penyelesaian secara kekeluargaan.

Dalam mediasi tersebut, masing-masing pihak diberi kesempatan menyampaikan persoalan yang terjadi. Pertemuan itu diharapkan dapat mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Cak Sam juga memberikan pembinaan kepada pelajar yang bersangkutan di hadapan orang tuanya. Ia meminta agar pelajar tersebut tidak lagi mengganggu putri Bunga serta menghormati keputusan keluarga.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-81 RI, Polda Kalteng Bagikan Bendera Merah Putih ke Pengendara

Selain itu, Cak Sam mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak. Terlebih, kedua pihak masih berstatus sebagai pelajar SMP sehingga persoalan tersebut diupayakan diselesaikan melalui pendekatan pembinaan dan kekeluargaan.

Langkah tersebut diharapkan dapat meredam persoalan sekaligus mencegah terjadinya tindakan yang berpotensi merugikan kedua belah pihak.

Kedua keluarga kemudian diarahkan untuk tetap menjaga komunikasi serta meningkatkan pengawasan terhadap anak masing-masing agar persoalan serupa tidak kembali berkembang menjadi konflik baru.

 

Berita Terkait

Kapolda Kalteng Sambangi Pangkalan Ojek Pasar Kahayan, Serap Aspirasi Warga Demi Kamtibmas Kondusif
Operasi Patuh Telabang 2026, Satlantas Polres Gunung Mas Tempelkan Stiker Imbauan Keselamatan kepada Pengguna Jalan
PEDULI KESELAMATAN, DIRLANTAS POLDA KALTENG BAGIKAN SEJUMLAH HELM KEPADA PENGGUNA JALAN
Polisi Peduli Kamseltibcarlantas, Kapolresta Palangka Raya Terjun ke Lapangan
Dukung Program Prioritas Kapolri, Kapolresta Palangka Raya Pimpin Atur Arus Lalin di Area Padat Pengendara 
Kapolres Gunung Mas Pimpin Sertijab Delapan Pejabat, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan
Kapolres Gunung Mas Sambangi SMA Negeri 1 Kurun, Perkuat Pembinaan dan Edukasi Pelajar
Pimpin Apel Pagi, Kabagops Polresta Palangka Raya Tegaskan Hindari Segala Bentuk Pelanggaran

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:22 WIB

Kapolda Kalteng Sambangi Pangkalan Ojek Pasar Kahayan, Serap Aspirasi Warga Demi Kamtibmas Kondusif

Senin, 2 November 2026 - 16:07 WIB

Operasi Patuh Telabang 2026, Satlantas Polres Gunung Mas Tempelkan Stiker Imbauan Keselamatan kepada Pengguna Jalan

Senin, 2 November 2026 - 15:35 WIB

PEDULI KESELAMATAN, DIRLANTAS POLDA KALTENG BAGIKAN SEJUMLAH HELM KEPADA PENGGUNA JALAN

Senin, 2 November 2026 - 12:57 WIB

Polisi Peduli Kamseltibcarlantas, Kapolresta Palangka Raya Terjun ke Lapangan

Senin, 2 November 2026 - 11:10 WIB

Kapolres Gunung Mas Pimpin Sertijab Delapan Pejabat, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan

Berita Terbaru