Pria Ditemukan Meninggal di WC Warung di Palangka Raya, Polisi Lakukan Penyelidikan

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam WC Warung Mama Kiki, Jalan Mahir Mahar Km 8, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (21/1/2026) siang.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 13.30 WIB oleh karyawan warung setelah korban berada cukup lama di dalam WC dan tidak kunjung keluar. Petugas piket Polsubsektor Jekan Raya, Polsek Pahandut, Polresta Palangka Raya, Polda Kalimantan Tengah, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Korban diketahui bernama Agus Rahmat (39), warga Desa Kanamit, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau. Korban berprofesi sebagai buruh harian lepas dan beragama Islam.

Baca Juga :  Respon Cepat Unit Turjawali Satlantas Polresta Palangka Raya Evakuasi Korban Laka Lantas di Jantung Kota

Saksi mata, Meycitra, yang merupakan karyawan warung, menjelaskan bahwa korban sebelumnya sempat menanyakan lokasi WC dan diarahkan ke bagian belakang warung. Namun, hingga sekitar satu jam kemudian, korban tidak juga keluar. Karena curiga, saksi mencoba membuka pintu WC dan mendapati korban sudah tergeletak dalam kondisi tidak bergerak.

Saksi lainnya, Heru Sunoko, rekan kerja korban, menyampaikan bahwa korban datang ke warung sekitar pukul 11.30 WIB untuk mengantar barang. Sebelum masuk ke WC, korban sempat mengeluhkan rasa sakit di bagian dada dan ulu hati. Saksi sempat menyarankan korban untuk beristirahat, namun korban memilih menuju WC.

Baca Juga :  PN Palangka Raya Tegaskan Kepemilikan Sah, Gugatan Sengketa Tanah Ditolak Seluruhnya

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak kepolisian melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari para saksi, mengamankan barang bukti, serta mendata identitas korban. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan kepada pimpinan untuk penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban. Polisi mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan peristiwa serupa demi penanganan yang cepat dan tepat. (*/rls/hms/red)

 

Berita Terkait

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam
DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis
PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut
Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya
Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam
PPN Kritik Pernyataan Kepala BNPB soal Kondisi Kalteng, Minta Suharyanto Dicopot
Ketika Asap Disebut Tak Mengganggu, Data ISPA Berkata Lain
WAGUB EDY PRATOWO: PEMERINTAH TAK BISA SENDIRI BANGUN EKONOMI KALTENG, KADIN HARUS JADI MITRA STRATEGIS

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:15 WIB

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam

Senin, 28 September 2026 - 09:58 WIB

DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis

Sabtu, 26 September 2026 - 18:07 WIB

PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut

Sabtu, 26 September 2026 - 17:01 WIB

Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya

Jumat, 25 September 2026 - 14:37 WIB

Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

LINTAS TNI

Pra TMMD, Kodim 1016/Plk Mulai Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:37 WIB

You cannot copy content of this page