Pangdam XXII/TB Ajak Media Jadi Garda Terdepan Edukasi Karhutla di Kalteng

- Jurnalis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., mengajak insan pers berperan aktif mengedukasi masyarakat untuk menghentikan pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan ramah tamah bersama awak media se-Kota Palangka Raya di Coffee 99, Minggu (11/10/2026).

Di tengah kabut asap yang masih menyelimuti Kota Palangka Raya, Pangdam menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk media massa, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menyampaikan informasi secara berimbang.

“Saat ini situasi karhutla masih menjadi perhatian kita bersama. Upaya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus kita upayakan agar hujan segera turun, dan satu unit helikopter water bombing juga sudah kita siagakan di Pulang Pisau untuk percepatan pemadaman,” ujar Zainul Arifin.

Menurut Pangdam, salah satu faktor yang membuat kabut asap terasa pekat adalah rendahnya kecepatan angin, yang saat ini sekitar dua knot. Kondisi tersebut menyebabkan asap cenderung berkumpul dan bertahan di suatu wilayah.

 

Karena itu, ia menekankan pentingnya menghentikan aktivitas pembakaran hutan dan lahan agar kebakaran tidak semakin meluas dan memperburuk kualitas udara.

Baca Juga :  Kapendam XXII/TB Pantau Pemadaman Karhutla di Taba Kalasa, Kesehatan 106 Personel Jadi Prioritas

 

“Kegiatan membakar di hutan dan lahan mesti dihentikan. Saya mohon bantuan teman-teman media untuk terus mengingatkan kita semua. Jangan membakar hutan dan lahan,” tegasnya.

 

Pangdam juga memastikan prajurit TNI bersama unsur terkait terus bekerja melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi terdampak. Kehadiran Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung penanganan karhutla di lapangan.

 

Ia menjelaskan, Kodam XXII/Tambun Bungai turut mengembangkan inovasi berupa alat bor manual dan mekanik untuk membantu menjangkau lahan gambut yang jauh dari sumber air.

 

“Alat bor ini bisa dipindahkan ke tempat yang lebih dalam untuk proses pendinginan. Selain manual, ada juga bor mekanik yang sudah dibuat Kodam untuk mengatasi kekeringan di sejumlah wilayah, seperti Buntok, Muara Teweh dan Katingan. Alat ini mampu mengebor hingga kedalaman 100 meter,” jelasnya.

 

Menurut Zainul, inovasi tersebut diharapkan dapat membantu penanganan karhutla sekaligus mengatasi persoalan kekeringan yang berdampak pada masyarakat. Kodam juga siap membantu pemerintah daerah dalam pemanfaatan alat tersebut sesuai kebutuhan di lapangan.

Baca Juga :  Pangdam XXII/Tambun Bungai Diwakili Kasdam XXII/Tambun Bungai Hadiri Rakor BNPB Bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah

 

Di sisi lain, Pangdam mengingatkan media agar tetap mengedepankan pemberitaan yang berimbang, informatif, dan humanis. Menurutnya, informasi mengenai dampak karhutla perlu disampaikan secara faktual, disertai perkembangan positif dan upaya penanganan yang sedang dilakukan.

 

“Dampak psikologis itu ada jika kita terus mengunggah yang seram-seram. Selingi juga dengan hal-hal positif. Kasihan masyarakat kita, anak-anak kita, kesehatannya terganggu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, berdasarkan perkembangan yang diterimanya, titik api telah berkurang. Namun, kondisi angin yang lemah membuat asap masih terkumpul dan menyebabkan kabut terlihat pekat.

Melalui pertemuan tersebut, Pangdam berharap hubungan baik antara TNI dan insan pers semakin kuat, terutama dalam menyampaikan edukasi pencegahan karhutla, mendukung upaya pemadaman, serta mengajak masyarakat menjaga lingkungan.

“ Ayo teman-teman media, bantu menggugah masyarakat untuk sosialisasi pelarangan pembakaran lahan,” pungkasnya.

Ramah tamah itu menjadi momentum memperkuat sinergi Kodam XXII/Tambun Bungai dan insan pers dalam mendorong kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, demi menjaga kesehatan warga dan kelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah.(*/rls/pen/red).

Berita Terkait

Bekali Generasi Muda, Satgas TMMD Gelar Penyuluhan Rekrutmen Prajurit TNI serta Wasbang
Satgas TMMD Kodim 1016/Plk Bangun Drainase, Berikan Manfaat bagi Warga Saat Musim Hujan
Pembangunan MCK Satgas TMMD Terus Berlanjut, Berikan Manfaat Nyata bagi Warga
Pangdam XXII/TB berikan motivasi Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Palangkaraya ‎
Pangdam XXII/Tambun Bungai Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan di KaltengPenulisan
Tak Hanya Rehab Rumah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1016/Plk Bantu Anak Sugianto Belajar
Pangdam XXII/Tambun Bungai Kerahkan Satgas Karhutla Salurkan Air Bersih untuk Warga Pulang Pisau
Dandim 1016/Plk Dampingi Pangdam XXII/TB Salurkan Bantuan Presiden kepada Masyarakat Terdampak Karhutla

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:32 WIB

Bekali Generasi Muda, Satgas TMMD Gelar Penyuluhan Rekrutmen Prajurit TNI serta Wasbang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Satgas TMMD Kodim 1016/Plk Bangun Drainase, Berikan Manfaat bagi Warga Saat Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Pembangunan MCK Satgas TMMD Terus Berlanjut, Berikan Manfaat Nyata bagi Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Pangdam XXII/TB berikan motivasi Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Palangkaraya ‎

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan di KaltengPenulisan

Berita Terbaru