LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., terus mengintensifkan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah. Melalui Satgas Karhutla, prajurit Yonif TP 830/IM dikerahkan untuk melaksanakan pemadaman dan pendinginan lanjutan di Jalan Merdeka 1, Palangka Raya, Sabtu (24/10/2026).
Menindaklanjuti arahan Pangdam, Danyonif TP 830/IM Letkol Inf Jeham Divif Wotanto mengerahkan Tim Pemadam Yonif TP 830/IM untuk menangani titik api sekaligus mencegah munculnya kembali kebakaran akibat bara gambut yang masih menyala.
Di lokasi, tim yang dipimpin Danton Letda Inf Rahmat Maruseng bersama Serda Rohim bahu-membahu dengan relawan Pahandut Seberang. Mereka berjibaku menghadapi kepulan asap dan panasnya bara gambut dengan menyemprotkan air menggunakan kendaraan pemadam kebakaran.
Upaya pemadaman dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan bara api dapat dikendalikan hingga ke lapisan gambut yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Kondisi tersebut membutuhkan kewaspadaan dan penanganan menyeluruh agar api tidak kembali muncul.
Bagi Kodam XXII/Tambun Bungai, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga pada upaya melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran dan dampak kabut asap. Sinergi antara prajurit TNI dan relawan menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan di lapangan.
Pangdam XXII/Tambun Bungai menegaskan bahwa Satgas Karhutla akan terus bersiaga selama 24 jam untuk merespons kemunculan titik api serta melaksanakan pendinginan secara berkelanjutan sesuai kondisi di lapangan.
Melalui pengerahan personel dan koordinasi dengan unsur terkait, Kodam XXII/Tambun Bungai berkomitmen mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Tengah, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Bumi Tambun Bungai. (*/rls/pendam/red)






