LINTAS KALIMANTAN | KUALA KURUN — Kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah menjadi perhatian Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunung Mas. Pengendara diimbau meningkatkan kewaspadaan karena asap tebal dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Gunung Mas Iptu Eko Erry Setiawan, S.H., M.H., CPHR., melalui kampanye keselamatan berlalu lintas, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika melintas di kawasan yang terdampak kabut asap. Senin 21-9-2026.
Menurutnya, pengendara perlu menyalakan lampu utama kendaraan, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman serta meningkatkan konsentrasi, terutama ketika jarak pandang mulai terbatas.
“Asap boleh menghalangi pandangan, tetapi jangan sampai menghalangi keselamatan. Nyalakan lampu, kurangi kecepatan, jaga jarak aman dan selalu waspada terhadap kondisi di sekitar,” tegas Iptu Eko Erry Setiawan.
Ia juga mengingatkan pengendara agar tidak melakukan manuver maupun menyalip secara sembarangan saat kondisi jalan diselimuti asap. Risiko kecelakaan semakin tinggi apabila pengendara memaksakan diri melaju dengan kecepatan tinggi dalam jarak pandang terbatas.
Apabila kondisi asap semakin tebal hingga jarak pandang sangat terbatas, pengendara disarankan mencari lokasi yang aman dan menghentikan perjalanan sementara sampai kondisi memungkinkan untuk kembali melanjutkan perjalanan.
Satlantas Polres Gunung Mas mengajak seluruh masyarakat menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara, terlebih kondisi kabut asap dapat berubah sewaktu-waktu.
“Nyalakan lampu, kurangi kecepatan, jaga jarak, dan pastikan selamat sampai tujuan,” pungkasnya. (*/rls/hms/red)







