Antrean BBM di Pangkalan Banteng Disorot, Polsek Perketat Pengawasan SPBU

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Antrean panjang kendaraan di SPBU Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), kembali menjadi perhatian masyarakat. Kondisi tersebut diduga dipicu aktivitas oknum pelansir bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi maupun non-subsidi yang masih terjadi, sehingga memicu keresahan warga yang kesulitan memperoleh BBM, Rabu (5/8/2026).

Selain antrean yang mengular, masyarakat juga mengeluhkan maraknya penjualan eceran BBM di pinggir jalan. Harga Pertalite eceran bahkan disebut mencapai Rp18.000 per liter, jauh di atas harga resmi di SPBU dan melebihi harga Pertamax yang dijual di SPBU.

Di sisi lain, sebuah usaha moulding kayu di Kecamatan Pangkalan Banteng turut menjadi sorotan. Usaha tersebut diduga dijadikan alasan untuk memperoleh pasokan BBM bersubsidi jenis solar. Dugaan tersebut memunculkan harapan masyarakat agar aparat berwenang melakukan pengawasan dan penelusuran sehingga penyaluran solar subsidi benar-benar tepat sasaran.

Baca Juga :  Peringatan HUT Kalteng ke-69, Kapolda Terima Penghargaan Atas Komitmen Jaga Kamtibmas Bumi Tambun Bungai

Menanggapi persoalan tersebut, Kapolsek Pangkalan Banteng IPTU Agung Sugiarto menegaskan, bahwa pihaknya rutin melakukan pengawasan dan penertiban di SPBU yang berada di wilayah hukumnya.

“Kami Polsek Pangkalan Banteng setiap hari melakukan penertiban di SPBU khususnya di wilayah Kecamatan Pangkalan Banteng. Dan apabila ada yang menyalahi ketentuan baik berupa barkot melebihi satu dalam satu mobil kami tindak. Kami berupaya BBM bersubsidi akan tepat sasaran,” ujar IPTU Agung Sugiarto.

Baca Juga :  Jelang Aksi Gerakan Pemuda Melawan Korporasi, Polresta Palangka Raya Siapkan Puluhan Personel

Kapolsek menambahkan, pengawasan dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi. Langkah tersebut juga merupakan upaya menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat yang memang berhak menerima subsidi dari pemerintah.

Masyarakat berharap pengawasan tidak hanya dilakukan di area SPBU, tetapi juga terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan penimbunan, pelangsiran, maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi. Penegakan aturan dinilai penting agar antrean panjang dapat berkurang dan distribusi BBM di Kecamatan Pangkalan Banteng kembali berjalan tertib serta tepat sasaran. (T)

Berita Terkait

HUT Lantas ke-71, Kapolres Gunung Mas Tekankan Sinergi Jaga Kamseltibcarlantas
Kapolres Gunung Mas Turun Langsung Pantau Hotspot dan Penanganan Karhutla di Tewah
Asap Tebal Selimuti Jalan, Kasat Lantas Gunung Mas Imbau Pengendara Nyalakan Lampu dan Kurangi Kecepatan
Sarana Pendukung Polres Kobar Dalam Deteksi Dini Karhutla
Kapolsek Sepang Amankan Tabuh Tiwah Massal di Tanjung Karitak
Polres Gunung Mas Gelar Bakti Kesehatan, Salurkan Oksigen Portable dan Masker ke Sekolah Rakyat
Polsek Rungan Bersama Tim Gabungan Tangani Titik Api di Desa Linau
Polsek Pahandut Padamkan Karhutla di Km 12, Cegah Api Merembet ke Kompleks Pemakaman

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:11 WIB

HUT Lantas ke-71, Kapolres Gunung Mas Tekankan Sinergi Jaga Kamseltibcarlantas

Selasa, 22 September 2026 - 11:22 WIB

Kapolres Gunung Mas Turun Langsung Pantau Hotspot dan Penanganan Karhutla di Tewah

Senin, 21 September 2026 - 19:25 WIB

Asap Tebal Selimuti Jalan, Kasat Lantas Gunung Mas Imbau Pengendara Nyalakan Lampu dan Kurangi Kecepatan

Senin, 21 September 2026 - 14:19 WIB

Sarana Pendukung Polres Kobar Dalam Deteksi Dini Karhutla

Senin, 21 September 2026 - 11:37 WIB

Kapolsek Sepang Amankan Tabuh Tiwah Massal di Tanjung Karitak

Berita Terbaru

LINTAS TNI

Pangdam Hadiri Rapat Evaluasi Penanggulangan Karhutla 

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:52 WIB

You cannot copy content of this page