Relawan SPPG Petuk Liti Ungkap Kesan Positif Jalankan Program MBG

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Semangat pengabdian dan kebersamaan tercermin dari para relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Petuk Liti, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG), para relawan mengaku mendapatkan pengalaman berharga sekaligus manfaat nyata bagi kehidupan mereka.

Salah satu relawan, Mimin, pada Jumat (1/5/2026), menyampaikan kesan dan suara hatinya selama terlibat dalam program tersebut. Ia mengungkapkan rasa syukur karena dapat menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi.

“Selama bekerja di SPPG, kami merasa sangat terbantu. Selain mendapatkan pengalaman, kami juga bisa berkontribusi langsung untuk masyarakat sekitar,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Pimpin Renungan Kebangsaan pada Apel Kasatwil 2025, Tegaskan Komitmen Ksatria Bhayangkara

Program MBG yang dijalankan di SPPG Petuk Liti tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga lokal. Para relawan mayoritas berasal dari masyarakat sekitar Kecamatan Kahayan Tengah, sehingga program ini turut mendorong peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat setempat.

Menurut Mimin, suasana kerja yang penuh kekeluargaan menjadi salah satu faktor yang membuat para relawan betah dan semangat menjalankan tugas. Mereka bekerja sama mulai dari proses persiapan hingga distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Gunung Mas Tangkap Perempuan Diduga Pengedar Sabu dan Ekstasi di Tumbang Miwan

“Kami merasa seperti keluarga. Semua saling membantu dan mendukung agar program ini berjalan lancar,” tambahnya.

Keberadaan SPPG Petuk Liti dinilai menjadi contoh nyata bagaimana program pemerintah dapat berjalan efektif dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Selain meningkatkan gizi masyarakat, program ini juga menjadi sarana pemberdayaan tenaga kerja lokal.

Dengan berbagai manfaat yang dirasakan, para relawan berharap program MBG dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Mereka juga berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi mendukung terwujudnya generasi sehat dan berkualitas di masa depan. (*/rls/spr/red)

Berita Terkait

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam
DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis
PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut
Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya
Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam
PPN Kritik Pernyataan Kepala BNPB soal Kondisi Kalteng, Minta Suharyanto Dicopot
Ketika Asap Disebut Tak Mengganggu, Data ISPA Berkata Lain
WAGUB EDY PRATOWO: PEMERINTAH TAK BISA SENDIRI BANGUN EKONOMI KALTENG, KADIN HARUS JADI MITRA STRATEGIS

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:15 WIB

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam

Senin, 28 September 2026 - 09:58 WIB

DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis

Sabtu, 26 September 2026 - 18:07 WIB

PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut

Sabtu, 26 September 2026 - 17:01 WIB

Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya

Jumat, 25 September 2026 - 14:37 WIB

Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

LINTAS TNI

Pra TMMD, Kodim 1016/Plk Mulai Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:37 WIB

You cannot copy content of this page