Dishut Kalteng Tingkatkan Siaga Karhutla, Hujan Mulai Bantu Tekan Risiko Kebakaran

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring kondisi cuaca panas yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Dinas Kehutanan Kalteng, Agustan Saining, mengatakan meskipun suhu udara relatif tinggi, turunnya hujan di sejumlah wilayah dalam satu hingga dua hari terakhir membantu menurunkan risiko kebakaran.

“Memang akhir-akhir ini cuaca cenderung panas, namun Alhamdulillah dalam satu dua hari terakhir hujan sudah turun di berbagai wilayah. Ini tentu membantu menurunkan potensi kebakaran,” ujar Agustan di Palangka Raya, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga :  Polisi Ciduk Petani Pengedar Sabu di Tumbang Randang Kecamatan Timpah, Barang Bukti 4,62 Gram Diamankan

Sebagai langkah antisipasi, Dishut Kalteng telah membuka Posko Siaga Karhutla sejak awal tahun 2026, tepatnya mulai 1 Januari. Posko tersebut difungsikan sebagai pusat koordinasi penanganan serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Kalteng.

“Kami sudah membuka posko sejak 1 Januari. Jadi setiap saat apabila ada informasi yang masuk terkait potensi kebakaran, pemadaman, atau kebutuhan di lapangan, tim langsung bergerak,” jelasnya.

Selain menyiapkan personel, Dishut juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana pemadaman. Sejumlah peralatan baru telah tersedia sejak tahun sebelumnya, sementara peralatan lama terus menjalani perawatan dan pengecekan rutin agar tetap optimal saat digunakan di lapangan.

Baca Juga :  Polres Murung Raya Gelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77

“Alat-alat baru sudah ada sejak tahun lalu. Selain itu, peralatan lama juga terus kami perbaiki, dicek secara berkala, dan tetap digunakan di lapangan,” tambah Agustan.

Ia menegaskan, komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan tidak hanya dilakukan melalui penanganan saat terjadi kebakaran, tetapi juga lewat penguatan langkah pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga hutan dan lingkungan di Kalimantan Tengah. Kesiapsiagaan ini bagian dari upaya melindungi sumber daya alam sekaligus menjaga keselamatan masyarakat,” pungkasnya. (*/rls/tim/red).

Berita Terkait

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam
DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis
PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut
Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya
Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam
PPN Kritik Pernyataan Kepala BNPB soal Kondisi Kalteng, Minta Suharyanto Dicopot
Ketika Asap Disebut Tak Mengganggu, Data ISPA Berkata Lain
WAGUB EDY PRATOWO: PEMERINTAH TAK BISA SENDIRI BANGUN EKONOMI KALTENG, KADIN HARUS JADI MITRA STRATEGIS

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:15 WIB

Relawan HKT Tetap Bergerak di Tengah Karhutla Kalteng, Doakan Api Segera Padam

Senin, 28 September 2026 - 09:58 WIB

DPW IPJI Kalteng Bersinergi dengan Pemko Palangka Raya, Layani Aktivasi IKD dan Bagikan Masker Gratis

Sabtu, 26 September 2026 - 18:07 WIB

PT. Sinar Mas Bersama Tujuh Perusahaan Gelar Bakti Sosial untuk Warga Terdampak Karhutla di Kintap Tanah Laut

Sabtu, 26 September 2026 - 17:01 WIB

Tanpa Pamrih, Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya

Jumat, 25 September 2026 - 14:37 WIB

Bantu Tangani Karhutla di Tanah Laut, Sinar Mas Agribusiness and Food Berikan Bantuan Peralatan Pemadam

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

LINTAS TNI

Pra TMMD, Kodim 1016/Plk Mulai Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:37 WIB

You cannot copy content of this page