LINTAS KALIMANTAN | KUALA KAPUAS – Menunjukkan keseriusan dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA., turun langsung memimpin upaya pemadaman dan pembasahan lahan terbakar di Ray 14 RT 7, Desa Pangkalan Rekan, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Jumat (16/10/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai respons cepat terhadap kebakaran yang menghanguskan lahan sekitar dua hektare dan mengancam kawasan permukiman warga. Kapolres bersama personel gabungan bergerak ke lokasi sekitar pukul 09.00 WIB untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran meluas.
Dalam penanganan tersebut, AKBP Rina Perwitasari bersinergi dengan personel Polsek Basarang, personel Koramil Basarang, Tim Poslap Terpadu Kecamatan Basarang, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Pangkalan Rekan. Seluruh unsur bekerja bersama melakukan pemadaman dan pembasahan pada area terdampak.
Berdasarkan pemantauan di lokasi, terdeteksi dua titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan kategori medium. Kondisi tersebut menjadi perhatian petugas untuk mengantisipasi potensi meluasnya kebakaran, terutama ke kawasan permukiman masyarakat.
Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan kecepatan bertindak, koordinasi lintas sektor, serta keterlibatan aktif masyarakat.
“Penanganan karhutla bukan hanya tentang memadamkan api, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama mencegah api meluas dan melindungi masyarakat dari dampak kebakaran. Karena itu, saya mengajak seluruh personel gabungan dan masyarakat untuk terus bersinergi, bergerak cepat ketika menemukan titik api, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap upaya pemadaman,” ujar Rina.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, api dapat dengan cepat menjalar ketika kondisi lahan kering, sehingga diperlukan kewaspadaan bersama untuk mencegah kebakaran yang lebih besar.
“Kepedulian masyarakat sangat penting. Jangan menunggu api membesar untuk bertindak. Segera laporkan apabila menemukan kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin dan tidak mengancam keselamatan warga maupun lingkungan,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasi Humas Polres Kapuas, Kasi Propam Polres Kapuas, Sekretaris Camat Basarang, Kapolsek Basarang IPTU Parmono, serta personel gabungan lainnya.
Keterlibatan langsung Kapolres Kapuas bersama unsur TNI, pemerintah kecamatan, petugas Poslap Terpadu, dan MPA menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla di Kabupaten Kapuas.
Melalui langkah cepat dan sinergi lintas sektor, Polres Kapuas berupaya memastikan penanganan kebakaran berjalan optimal, sekaligus meminimalkan risiko terhadap keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan segera melaporkan setiap indikasi kebakaran kepada petugas agar dapat ditangani sebelum api meluas.(*/rls/hms/red)







