Kalaksa BPBD Kalteng Tinjau Lokasi Kebakaran Mendawai, 15 Rumah Terdampak

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN || PALANGKA RAYA — Kebakaran melanda kawasan Jalan Mendawai Sosial, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Sabtu sore (21/2/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya 15 rumah terdampak dan puluhan warga terpaksa mengungsi.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib, meninjau langsung lokasi kebakaran pada Minggu untuk memastikan proses penanganan serta pendataan korban berjalan optimal.

Berdasarkan data terbaru BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, di RT 01 terdapat 8 rumah terdampak dengan 10 kepala keluarga (KK) atau 42 jiwa. Sementara di RT 05 tercatat 7 rumah terdampak dengan 8 KK atau 36 jiwa.

Secara keseluruhan, kebakaran berdampak pada 15 rumah, 18 KK, dan 78 jiwa. Selain kerusakan bangunan, satu orang dilaporkan mengalami luka bakar akibat kejadian tersebut.

Baca Juga :  Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel

“Kebakaran terjadi pada Sabtu sore dan kami langsung melakukan koordinasi serta assessment cepat di lapangan. Hari ini kami turun langsung untuk memastikan seluruh data valid dan kebutuhan warga terpenuhi,” ujar Ahmad Toyib saat berada di lokasi, Minggu.

Ia memastikan korban luka telah mendapatkan penanganan medis dan terus dipantau kondisinya.

“Satu korban mengalami luka bakar dan sudah mendapatkan penanganan. Kami berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan agar korban memperoleh perawatan maksimal,” katanya.

Saat ini, warga terdampak masih mengungsi sementara di rumah warga sekitar karena belum tersedia lokasi pengungsian terpusat.

Baca Juga :  PROF. DR. JUANDA, S.H., M.H.Guru Besar Hukum Tata Negara, Universitas Esa Unggul Jakarta

Menurut Ahmad Toyib, kebutuhan mendesak yang diperlukan antara lain tempat pengungsian yang layak seperti aula sosial, serta perlengkapan dasar berupa palet, matras, dan selimut.

“Kebutuhan paling mendesak adalah tempat pengungsian yang layak seperti aula sosial. Selain itu, warga membutuhkan palet, matras, dan selimut untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kawasan permukiman.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan penggunaan peralatan yang berpotensi memicu kebakaran. Pencegahan adalah langkah terbaik agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya. (PPID BPBD)

Berita Terkait

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari
Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir
Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan
Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau
Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah
Maksimalkan Pengerjaan Drainase Sasaran TMMD, Alat Berat Dikerahkan
Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel
Sugie: Karhutla Tanggung Jawab Bersama, HKT Ajak Semua Pihak Bergerak 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page